oleh

2019 Kota Gorontalo Menuju Kota Bebas Sampah

LINTAS KOTA (LIGO) – Pemerintah Kota Gorontalo terus memberikan perhatian yang sangat serius terhadap masalah Lingkungan dan Kebersihan Kota. Hal ini dapat dilihat dari upaya Pemerintah Kota melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang tetap konsisten menjalankan tugasnya dan komitmen untuk merebut Adipura yang ke-4, setelah tiga kali berturut-turut mendapatkan Penghargaan Adipura Buana, Adipura Karya, dan Adipura Kirana.

Setiap hari, sejak pukul 05.00 WITA usai Sholat Subuh, Petugas Kebersihan DLH mulai tampak disetiap sudut Kota. Menyapu, membersihkan sampah-sampah yang berserakan dan kemudian di angkut oleh Petugas Pengangkut Sampah. Upaya ini tentu perlu di apresiasi sebagai bentuk tanggung jawab menjaga keindahan Kota dan komitmen DLH untuk merebut Piala Adipura ke-4.

Bahkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Junaidi K. Demak, Pagi tadi pukul 06.00 WITA turut langsung memantau aktivitas Petugas Kebersihan. Dirinya memantau beberapa titik di Kota Gorontalo, diantaranya Bundaran Patung Saronde Hulonthalo Indah dan beberapa Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota Gorontalo.

Dirinya mengatakan, upaya ini dilakukannya untuk menjawab tantangan dalam menjadikan Kota Gorontalo sebagai Kota Bebas Sampah pada 2019.

“Kita harus punya komitmen untuk mejadikan Kota Gorontalo sebagai Kota Bersih dan Bebas Sampah 2019. Ini merupakan tantangan yang tidak mudah, sehingga Pemerintah Kota membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat untuk menjawab tantangan ini,” ujarnya Kepada lintasgorontalo.com. Kamis (22/11).

Lanjut Kepala DLH mengatakan, Kota Gorontalo juga saat ini telah memiliki Peraturan Daerah Tentang Sampah dan Kebijakan Staregi Daerah (Jakstrada) Tentang Sampah, yakni menjadikan sampah memiliki nilai jual untuk menambah penghasilan ekonomi bagi masyarakat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Gorontalo Junaidi K. Demak, pagi tadi pantau aktivitas pembersihan di salah satu RTH Kota Gorontalo

“Dengan adanya Perda Tentang Sampah ini tentu apa yang sudah diatur di dalamnya harus kita laksanakan dan kita harus komitmen terhadap hal yang sudah diatur tersebut. Selain itu kita juga memiliki Kebijakan Strategi Tentang Sampah, yakni bagaimana memanfaatkan Sampah supaya memiliki nilai ekonomi. Agar nanti sampah ini tidak di pandang sebelah mata, tetapi masyarakat diharapkan dapat melihat sampah sebagai peluang ekonomi yang memiliki Nilai Jual,” pungkasnya.

Laporan: Najid Lasale
Editor: Arlan

Komentar

Berikan Komentar Anda