oleh

500 Unit Mahyani Untuk Honorer Dan Aparat Desa, Begini Penjelasan Nelson

LINTAS KABGOR (LIGO) – Pemerintah Kabupaten Gorontalo akan membangun Rumah Layak Huni (Mahyani) untuk Tenaga Honorer dan Aparat Desa sebanyak 500 Unit. Namun peruntukannya akan melalui beberapa persyaratan agar pemberian Bantuan tepat sasaran.

Ini adalah salah satu bentuk perhatian Bupati Nelson Pomalingo terhadap kesejahteraan para Tenaga Honorer dan Aparat Desa yang kesehariannya melayani masyarakat.

500 Unit ini adalah bagian dari 2435 Unit Mahyani yang akan dibangun pada tahun 2019. Jika tidak ada halangan, jumlah ini akan segera terealisasi.

“Saya sudah meminta Kepada Dinas Perkim,500 Unit Rumah diberikan kepada Tenaga Honorer dan Aparat Desa,”tegas Nelson.

Nelson mengatakan, terkadang para Honorer dan Aparat Desa ini hanya diuntungkan dengan gaya memakai Dinas. Namun nasib mereka juga jika dilihat susah, karena Rumah saja masing menumpang di Orang Tua.

“Ada kriteria penerima, yang tidak ada Rumah, selama ini hanya tinggal menumpang di Rumah Mertua atau Keluarga. Ini juga harus kita perhatikan,”jelas Nelson.

“Intinya memenuhi Kriteria dan Tenaga Honorer maupun Aparat Desa mereka sudah berkeluarga dan sudah ada tanggungan Anak,”tambahnya.

“Alhamndulillah, Saya senang dan bergembira banyak orang yang tidak punya Rumah, sekarang sudah punya Rumah walaupun masih sederhana. Tapi Saya kira itu menjadi media tempat mereka untuk membangun Keluarga dan mengembangkan kebahagian bersama Keluarga kecilnya,”kata Bupati yang juga Mantan Rektor di dua Universitas ternama di Gorontalo ini. Kamis (14/03).

Untuk itu, Bupati Nelson minta Kepada Kepala Desa untuk melakukan Pendataan Kepada Aparat yang wajib diberikan Rumah.

“Kades benar-benar memberikan Data Akurat, apakah Aparat yang bersangkutan wajib menerima Rumah Mahyani tersebut, demikian pula Dinas Dikbud mendata Tenaga Honorer bagi Guru Terpencil,”pinta Nelson.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Lilian Rahman ditemui secara terpisah mengaku pihaknya akan melakukan Pendataan Kepada mereka, khususnya Guru-Guru Tenaga Honorer Desa Terpencil.

“Kita Data dulu, sesuai harapan Pak Bupati yakni mengacu pada Kriteria dan Persyaratan,”jelas Lilian Rahman.

Laporan : Yysirab/HMS
Editor : Bayu Supratna

Komentar

Berikan Komentar Anda