oleh

75 Unit Mahyani “NP” Di Kecamatan Mootilango Diresmikan Bupati Nelson

LINTAS KABGOR (LIGO) – Guna merealisasikan 10 Ribu Rumah untuk Masyarakat Miskin, Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo kembali meresmikan 75 Unit Rumah Layak Huni (Mahyani) Nyaman-Pantas (NP) untuk program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Dana Strategis yang tersebar di Desa Sidomukti, Desa Satria dan Desa Helumo. Kecamatan Mootilango, Kabupaten Gorontalo, Rabu (13/03/19).

Pemerintah Kabupaten Gorontalo, awal Tahun 2016 pada kepemimpinan Bupati Nelson Pomalingo telah membangun Rumah Layak Huni 500 Unit, Tahun 2017 meningkat hingga 1700 Unit dan Tahun 2018, 2600 Unit Rumah. Sehingga selama Tiga Tahun Pemerintah Kabupaten Gorontalo sukses membangun 4700 Unit Rumah.

“Tahun 2019, untuk sementara sesuai data yang ada 2435 Unit yang akan dibangun dan tidak menutup kemungkinan jumlah ini akan mencapai 3000 Unit Rumah dengan berbagai Sumber Dana yang ada termasuk dari Bantuan yang akan dibangun oleh Baznas, Persembahan Pimpinan OPD, Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Gorontalo, dari Dana Desa serta bantuan dari Luar Negeri,” kata Bupati Nelson usai meresmikan Rumah tersebut.

Nelson berharap, dengan pemberian Bantuan Mahyani kepada Masyarakat Kurang Mampu, intervensi penurunan Kemiskinan di Kabupaten Gorontalo dari Tahun ke Tahun yang ditargetkan 1 Persen akan tercapai.

“Sambil juga mengintervensi Bantuan dari Sektor lain, seperti bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE), Usaha Ekonomi Produktif (UEP), bantuan modal bagi Pengusaha baru, bantuan dari Sektor Pertanian dan bantuan Peternakan,” terang Bupati Nelson.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Doni Lahati menambahkan, Peresmian Rumah Secara Terpadu ini merupakan bagian dari Jumlah Total 126 Unit Rumah Nyaman-Pantas (NP) untuk Kecamatan Mootilango Tahun 2018.

“Artinya Kita naikkan Grade-nya dari sekedar Rumah Layak Huni saja menjadi Rumah yang Nyaman dan Pantas. Nyaman artinya dari sisi Bangunannya, dari sisi Strukturnya, mudah proses Pencahayaannya, Sirkulasi Udaranya. Kemudian Pantas itu dalam Perumahan, tersedia fasilitas lainnya. contoh seperti Sanitasi, Jalan yang menghubungkan antara Pemilik dan Prasarana lainnya jadi,” ungkap Doni Lahati.

“Dinas Perkim penanggung jawab Perumahannya dan kebutuhan lain fasilitasnya akan Kita koordinasikan dengan OPD terkait. Misalnya Dinas PU di koordinasikan pembangunan Jalan, Listriknya Kita akan koordinasikan dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Tanaman juga,” sambungnya.

Kemudian terkait Jamban, Doni menuturkan, Tahun ini juga pihaknya akan segera mengadakan.

“Tahun ini Kita bangun Jambanisasi, satu Rumah satu Unit Jamban dan ini yang disebut Nyaman dan Pantas. Terkait Pembebasan Lahan juga, akan Kita koordinasikan dengan Badan Pertanahan dan ini Kita coba kaji pemberian Sertifikat Tanah Gratis agar mereka Nyaman dan tidak dituntut dikemudian hari,” tutup Doni Lahati.

Laporan : Yysirab/Hms
Editor : Bayu Supratna

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini