oleh

Alokasi DAU Untuk Infrastruktur Kota Gorontalo Hanya 65 Milyar Rupiah

LINTAS KOTA (LIGO) – Belum lama ini, Dewan Kota Gorontalo menerima Surat dari Pemerintah Pusat terkait kewajiban untuk mengalokasikan 25 % Dana Alokasi Umum (DAU) untuk Infrastruktur. Menindaklanjuti hal itu beberapa waktu lalu, Dewan Kota melalui Badan Anggaran lakukan Rapat Bersama SKPD untuk  merasionalisasikan Anggaran Daerah, agar 25 % Belanja Infrastruktur tercapai. (29/11).

Terkait Alokasi Anggaran 25 % untuk Infrastruktur, Ketua Dewan Kota Fedriyanto Koniyo akui saat ini DAU dan Dana Bagi Hasil (DBH) yang ada hanya tersisa 12.5 %.

“Sesuai Kapasitas Fiskal (Keuangan) kita, berdasarkan DAU dan DBH itu hanya tinggal tersisa 12.5 % sisanya, itu diluar Gaji dan Biaya Pegawai. Oleh karena itu, keberpihakan kami sesuai Surat dari Pemerintah Pusat, seluruh sisa DAU 12.5 % tadi kami alokasikan untuk Belanja Infrastruktur walaupun masih kekurangan 12.5 % lagi. Jadi hanya 65 Milyar sisa DAU itu kita alokasikan untuk Infrastruktur yang sisanya semua Dana DAU dialokasikan untuk Belanja Pegawai,” terang Fedriyanto Koniyo.

Oleh sebab itu lanjut Fedriyanto Koniyo, Dewan Kota Gorontalo lakukan Evaluasi Penyerapan Anggaran oleh SKPD, dan hasilnya kata Fedriyanto menurut data yang ada di Banggar, SKPD yang lakukan Penyerapan Anggaran paling rendah hingga akhir Tahun Anggaran 2018 adalah Dinas Pendidikan Kota Gorontalo.

“Akibatnya Banggar mengurangi Anggaran yang ada di Dinas Pendidikan untuk APBD Tahun Anggaran 2019. Untuk apa kita anggarkan yang besar kemudian tidak akan terserap. Padahal di SKPD lain juga sangat membutuhkan Anggaran. Oleh sebab itu ada beberapa pos Anggaran yang kita rasionalisasi supaya di anggarkan di sektor lain,” ungkap Fedriyanto.

Bukan hanya itu, Dewan Kota Gorontalo juga lakukan pengurangan Anggaran Perjalanan Dinas-nya dan dialihkan kepada SKPD yang masih membutuhkan Anggaran Belanja.

“Kita juga melihat, jangan sampai hanya perjalanan SKPD yang kita kurangi, tetapi Anggaran Perjalanan Dinas kami di DPRD juga kami kurangi. Makanya untuk kegiatan DPRD 2.5 Milyar kita pangkas. Hal ini membuktikan keberpihakan kami, bahwa kami menginginkan Pembahasan APBD ini benar-benar rasional,” pungkasnya.

Laporan: Najid Lasale
Editor: Arlan

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini