oleh

Alyun Hippy: Apa Kapasitas Troy Pomalingo Menilai Kinerja Parpol Pengusung Jokowi

LINTAS POLITIK (LIGO) – Pernyataan yang dihembuskan Troy Pomalingo hanya membuat gaduh Koalisi Partai Pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin di Gorontalo.

Troy Pomalingo pada salah satu Media Online di Gorontalo mengatakan kerja upaya pemenangan Pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin di Gorontalo hanya dilakukan oleh Rusli Habibie sendiri. Bahkan Dirinya menilai Partai Koalisi cenderung mengkampanyekan Pasangan lain.

“Ternyata Rusli Habibie, kerja sendiri untuk Jokowi. Bahkan, (oknum) Anggota Partai Koalisi lainnya cenderung menjadi Pengkhianat, karena bukan saja tidak mengkampanyekan Jokowi, mereka justru mengkampanyekan Capres lain,” ungkap Troy Pomalingo.

Atas pernyataan tersebut, Ketua Media Center Partai Nasdem Gorontalo Alyun Hippy angkat bicara dan menegaskan Partai Nasdem sejak awal konsisten bekerja untuk memenangkan Capres Pasangan Nomor Urut 01 tersebut.

“Kami dari awal telah memasang Baliho, Jokowi-Ma’aruf Amin dimasing-masing Sekretariat Partai Nasdem hingga Posko Pemenangan Rachmad Gobel di Gorontalo. Makanya Kami menyesalkan, Troy Pomalingo menyatakan upaya Pemenangan itu, hanya dilakukan oleh Pak Rusli Habibie sendiri,” keluhnya kepada Media yang tergabung dalam SMSI Gorontalo (15/3/19).

Alyun menegaskan, Partai Nasdem adalah Partai yang pertama kali memberikan dukungan ke Jokowi sebelum Parpol lain ikut memberikan dukungan. Itu dibuktikan dengan Nasdem Gorontalo Partai Pertama yg memasang Baliho Jokowi di Sekretariat Partai.

“Jangankan masang Baliho, Nasdem bahkan mem-branding Pesawat, untuk menunjukkan kesiapannya memenangkan Jokowi,” ungkap Alyun Hippy.

Menurutnya Nasdem Gorontalo adalah Partai Politik yang konsisten mensosialisasikan Jokowi-Ma’ruf Amin hingga sekarang.

“Saya mempertanyakan Parameter apa yang digunakan Troy, untuk menilai Kinerja Partai Pengusung.?? Jangan asal bacot saja, kalau Alat Ukurnya tidak jelas,” kesal Alyun.

Caleg Nasdem Dapil Kota Selatan-Hulonthalangi ini juga mempertanyakan kewenangan Troy, untuk melakukan Evaluasi Kinerja Parpol Pendukung. Tim Kerja Nasional saja menggunakan komunikasi yang elegan dengan sesama Parpol Pendukung.

“Karena mereka paham benar, Peserta Pemilu itu adalah Parpol, bukan Relawan. Relawan dibutuhkan, tapi jika Relawan sudah ngelunjak, bahkan sudah berlagak seperti Supervisor, dan membuat pernyataan yang bisa menimbulkan kegaduhan di internal Parpol Pendukung, dan merugikan Citra Capres, sudah perlu di evaluasi keberadaannya” urainya dengan nada kesal

Menurut Alyun Hippy, Troy Pomalingo tidak memiliki Legal Standing untuk menilai Kinerja Partai Koalisi Pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin di Gorontalo. Bahkan Dirinya menyayangkan sikap Troy Pomalingo yang seolah ahli di bidang itu.

“Kita (Tim Jokowi-Ma’ruf Amin) Partai Nasdem telah bekerja secara sukarela memenangkan Pasangan ini, Saya bingung bagaimana Dia (Troy Pomalingo) menilai Kinerja Koalisi yang menyatakan hanya Pak Rusli Habibie yang bekerja,” ujarnya.

Alumni HMI ini berharap, agar Partai Koalisi tidak terpancing dengan adanya pernyataan Troy Pomalingo yang diberitakan oleh salah satu Media Online di Gorontalo itu. Alyun khawatir Tim yang telah lama bekerja untuk memenangkan Pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin, akan terpecah konsentrasi menghadapi Pemilu yang kurang beberapa hari lagi.

“Saya berharap seluruh Partai Koalisi terus bergerak, terutama Partai Nasdem karena, pernyataan Troy ini tidak memiliki Legal Standing. Selain itu juga, Kerja Nyata Troy Pomalingo dalam upaya memenangkan Jokowi-KH Ma’ruf Amin belum terlihat keseriusannya,” tegasnya.

Laporan: Jaringan SMSI Gorontalo
Editor: Syahrir

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini