oleh

Badan Keuangan Daerah Kabgor Cegah Resiko Penyimpangan Keuangan

LINTAS KEUANGAN (LIGO) – Dalam mengelolah Keuangan Daerah dengan baik, banyak hal yang telah dilakukan  Badan Keuangan Daerah Kabupaten Gorontalo.

Salah satunya yakni dengan mencegah kecurangan itu terjadi, melalui Sosialisasi Penilaian Resiko atau Fraud Risk Assessment (FRA). Kamis (26/09) di Aula Upango, Badan Keuangan.

Sosialisai tersebut dihadiri langsung Kepala Badan Keuangan Daerah, Dra. Dewi Masti Usman,  Perwakilan BPKP Provinsi Gorontalo, Andi Hamzah  sebagai Narasumber dan Kepala-Kepala Bidang Badan Keuangan Daerah Kabupaten Gorontalo.

Andi Hamzah yang juga Auditor di BPKP perwakilan Provinsi Gorontalo ini menjelaskan, Penilaian resiko ini adalah untuk menilai resiko (kecurangan) yang mungkin terjadi kedepan dari pelaksanaan kegiatan.

“Indikatornya adalah, kemungkinan terjadinya penyimpangan. Kita menilai apakah penyimpangan itu sering terjadi, kadang-kadang, itu nanti kita nilai,” Jelas Andi Hamzah

Lanjut Dirinya menjelaska,  setelah Penilaian resiko, akan ada dampak yang signifikannya pada Keuangan Daerah.  Karena itu kata dia Penilaian resiko ini dilakukan untuk pencegahan sebelum ada temuan atau penyimpangan yang berdampak pada Keuangan Daerah.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Keuangan Daerah, Dra. Dewi Masita Usman menuturkan tujuan utama Penilaian resiko kecurangan  itu sendiri adalah untuk pencegahan Korupsi.

Badan Keuangan Daerah Kabupaten Gorontalo Ikuti Sosialisasi Penilaian Resiko Kecurangan

“Melalui sosialisasi dari tim BPKP ini, kita ingin mencegah kemungkinan terjadi resiko kecurangan atau Korupsi,” Tutur Dewi Masita

Melalui Penilaian resiko ini lanjut Dewi, resiko kecurangan Pengelolaan Keuangan yang mungkin terjadi, terlebih dahulu di petakan dan kemudian di carikan solusi untuk meminimalisir resiko tersebut.

Disamping itu resiko-resiko yang mungkin terjadi, mudah di deteksi yang kemudian di analisis melalui Penilaian resiko.

“Selama ini kita belum mendapat ilmu khusus, bagaimana memetakan permasalahn dan memecahkan masalah itu sendiri,” Ungkap Dewi soal manfaat Sosialisasi Penilaian Resiko

Dirinya berharap melalui Sosialisi Penilaian Resiko lecurangan tersebut dapat diterapkan di seluruh OPD Kabupaten Gorontalo, sehingga meminimalisi penyimpangan Pengelolaahn Keuangan Daerah di Kabupaten Gorontalo.

Laporan: Najid
Editor: Syahrirz

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini