oleh

Bawaslu Ajak Media Awasi Pemilu 2019

LINTAS POLITIK (LIGO) – Wujudkan proses Pemilu yang Demokratis pada Pemilihan Umum 2019 di Kota Gorontalo, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Gorontalo ajak Pers Gorontalo untuk lakukan Pengawasan dan Melaporkan tindakan yang berindikasi terjadinya Pelanggaran. Rabu (19/12) New Rachmat Hotel Gorontalo.

Jumlah Pengawas Pemilu yang ada di Kota Gorontalo tidak sebanding dengan jumlah Pemilih yang harus diawasi sebanyak 196 Ribu Pemilih. Hal ini diakui Ketua Bawaslu, Lismawi Ibrahim membuat Bawaslu ‘kelabakan’.

Belum lagi, dalam setiap Pemilu tidak bisa dinafikan pasti ada Oknum yang melakukan Money Politic untuk meraih suara Pemilih.

“Setiap pemilihan pasti ada Money Politic, dan Mereka ini bisa mengelabui Panwas, Biasanya tengah malam Mereka bergerilya,” kata Lismawy Ibrahim dalam Sosialisasi Pengawasan Kampanye.

Menurutnya, Media memiliki peran penting dalam lakukan Pengawasan termasuk dalam mengawasi jalannya Pemilu di Kota Gorontalo.

“Kami menghimbau kepada Media, ketika ada indikasi Pelanggaran itu langsung di cegah dan dilaporkan,” ucapnya.

Selain itu Ketua Bawaslu juga meminta kepada Media dalam memberitakan aktivitas Pemilu dapat diberitakan secara berimbang, sehingga Masyarakat tidak akan berasumsi negatif terhadap proses pelaksanaan Pemilu.

“Media punya peranan penting dalam hal Pemberitaan, kami harapkan Pemberitaan Media berimbang dan aktual. Pemberitaan Media harus memberi informasi dan bersinergi dengan Bawaslu dalam pengawasan Pemilu,” harap Ketua Bawaslu.

Pada Sosialisasi Pengawasan tersebut dihadiri oleh insane Pers Gorontalo dan ASN Kota Gorontalo.

Laporan: Najid Lasale
Editor: Syahrir

Komentar

Berikan Komentar Anda