oleh

Beras 5 Liter “Lali Sababu”

LINTAS PERISTIWA (LIGO) – Penerima bantuan sosial Korban Banjir Desa Mohungo, kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo mengamuk saat menunggu Pembagian Bantuan Sembako dari Pemerintah Provinsi Gorontalo yang tak kunjung datang. Padahal sudah sejak Pukul 07.00 Pagi, Warga Terdampak Banjir ini berkumpul di Rumah salah satu Warga Desa Mohungo untuk menerima bantuan dari Pemerintah Provinsi Gorontalo. Kamis (31/01)

Melihat Korban Banjir Boalemo yang dibuat menunggu, Bupati Boalemo Darwis Moridu Naik Pitam dan memarahi Dinas Sosial Provinsi Gorontalo, sebagai Pelaksana Pembagian Bantuan untuk Korban Banjir. Darwis marah sejadi-jadinya kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo.

“Bo pale ngolo literi uti mo’osikisa to rakyati? (baca: Hanya Beras Berapa Liter Ini Buat Rakyat Siksa),?” tanya Darwis kepada Dinsos Provinsi, dengan nada tegas dan menggunakan Bahasa Gorontalo.

“Rakyat sudah tidak sabar, sudah dari tadi pagi. Mana Dinas Sosial Provinsi, menghadap ke Saya. Kalau memberikan bantuan, selalu begini modelnya,” Darwis, geram karena sampai pukul 3 Sore Gubernur belum datang.

Wajar saja Dirinya marah, sebab Pembagian Sembako hanya akan dilakukan kalau Gubernur Gorontalo datang dan menyerahkan secara simbolis kepada Warga. Padahal waktu Warga telah banyak terbuang menunggu sejak pukul 07.00 pagi.

Meskipun di Warnai Aksi Marah-Marah dari Rakyat dan Bupati Boalemo, setelah Gubernur datang, Pemerintah Provinsi Gorontalo tetap melanjutkan Kegiatan Pemberian Bantuan kepada para Korban Banjir meksipun waktu telah menujukkan pukul 16.15 Sore.

Pada Pembagian Sembako tersebut, tidak disaksikan oleh Darwis Moridu. Sebab setelah marah-marah Dirinya langsung pergi meninggalkan Lokasi.

Mau Nonton Video Bupati Darwis?? klik disini

Sementara berdasarkan informasi yang dirangkum, Keterlembatan Gubernur dikarenakan ada beberapa Agenda Acara di Kecamatan Wonosari di Desa Sari Tani sehingga terlambat tiba di Lokasi Pembagian Beras Bantuan. Namun alasan keterlembatan itu membuat para Korban Banjir tetap Kecewa dan telah membubarkan diri.

“Silahkan  tanya ke Masyarakat, Masyarakat merasa susah tidak? dengan Keterlambatan Saya, Saya terlambat karena ke Wonosari lewat Sari Tani, jalannya rusak dan jauh. Buktinya masih banyak Masyarakat yang menunggu Saya.” ungkap Rusli Habibie saat selesai bagikan Bantuan Beras secara simbolis pada Warga Boalemo.

Gubernur Rusli Habibie bersama Idah Syahidah bagikan Bantuan Beras bagi Korban Banjir Di Boalemo. Kamis (31/01) (foto: infopublik.id)

Diketahui sesaat Bupati Boalemo meninggalkan Lokasi Penyerahan Bantuan Beras, Warga Penerima Bantuan pun ikut membubarkan diri. Namun sebagian Warga telah dikumpulkan oleh Pelaksana tetap menunggu Gubernur datang. Dan baru pada pukul 16.15 WITA, Pembagian Bantuan dilaksanakan.

Pada Pemberian Bantuan kepada para Korban Banjir oleh Gubernur Gorontalo tersebut juga dihadiri oleh Ibu Idah Syahidah Rusli Habibie yang ikut serta dalam Rombongan Gubernur RH.

Laporan: Mukrin Laete
Editor: Najid

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini