oleh

BNN Gorontalo Musnahkan Sabu dan Ganja

LINTAS PERISTIWA (LIGO) – Untuk pertama kalinya, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Gorontalo, lakukan pemusnahan Barang Bukti TIndak Pidana Narkotika dari kasus dan temuan sejak tahun 2012 hingga 2016. Kamis (15/11).

Bertempat di halaman Kantor BNNP Jalan 23 Januari, Biawao, Kota Selatan, Kota Gorontalo, Kepala BNNP Brigjen Pol. Oneng Subroto disaksikan Kepala Seksi Narkoba Kejaksaan Tinggi dan Kepala Unit Narkoba Polres Gorontalo Kota, dirinya lakukan pemusnahan Barang Bukti Narkoba.

Barang Bukti Narkotika jenis Sabu dimusnahkan dengan dilarutkan dalam air dan di-blender, sedangkan Barang Bukti Ganja dibakar bersamaan dengan Alat Hisap Sabu hasil temuan dari setiap pengungkapan kasus narkoba.

Kepala BNN memperkirakan semua Barang Bukti Tindak Piana Narkotika dari hasil pengungkapan kasus sejak tahun 2012 hingga tahun 2016 tersebut bernilai puluhan juta rupiah.

“Kalau diperkirakan, harga jual Narkotika yang dimusnakan ini sekitar 27 juta rupiah,” ujar Oneng Subroto.

Proses Pembakaran Barang Bukti Ganja dan Alat HIsap Sabu. Kamis (15/11)

Dirinya menambahkan, dari tahun 2012 sampai saat ini telah terjadi penurunan kasus Narkotika. Pengguna Narkoba yang berhasil terungkap turun sekitar 3 ribu orang hingga tahun 2018, bahkan Kepala BNNP Gorontalo klaim pengungkapan kasus Narkotika alami peningkatan.

“Dilihat dari trend-nya, kasusnya mengalami penurunan. Tahun 2012 pengguna Narkotika di Gorontalo sekitar 13 ribu 700 orang. Tahun 2017 dan 2018 ini sudah turun sekitar 10 ribu 600 orang, jadi ada penurunan tapi dari pengungkapan kasusnya ada peningkatan,” ungkap Kepala BNNP.

Laporan: Najid Lasale
Editor: Arlan

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini