oleh

Boalemo Persiapkan Hadapi Penilaian Adipura 2019

LINTAS BOALEMO (LIGO) – Pemerintah  Kabupaten Boalemo yang saat ini dinahkodai Darwis Moridu yang dikenal sebagai Panglima Petani dan Nelayan itu terus melahirkan banyak prestasi baik di tingkat Provinsi maupun Nasional.

Sebagai kepala daerah Darwis Moridu adalah pemimpin yang mampu memberikan spirit dan melakukan inovasi yang kreatif dalam sebuah lembaga Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Roslina Ibrahim, Kamis (11/07). Dirinya mengatakan Bupati Darwis Moridu sangat mendukung Dinas Lingkungan Hidup untuk mempersiapkan semua hal yang menjadi persyaratan kesiapan Pemerintah Daerah saat menghadapi Penilaian dari Tim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, (KLHK RI) dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami siap dalam Penilaian Adipura tahun 2019 ini, karena sebagian acuannya adalah Penyusunan Kebijakan Strategi Pengelolan Sampah Daerah. Dan Alhamdulilah Kita sudah selesai menyusunnya dan Kita juga sudah mengirim ke Pusat, Insya Allah tahun ini Kita akan ikut Penilaian Adipura dari pihak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.” ungkap Roslina.

Lanjut Roslina, dirinya mengharapkan partisipasi aktif dari semua instansi terkait, pada persiapan penilaian Piala Adipura nanti. Karena tugas menjaga lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup, tapi mejadi tanggung jawab semua pihak.

“Jika Kita saling bahu membahu menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di Bumi Damai Bertasbih ini, maka Kami meyakini proses Penilaian Piala Adipura akan berjalan dengan sukses, dan Boalemo bisa dipastikan meraih Penghargaan Piala Adipura,” ungkapnya optimis.

Roslina menambahkan upaya-upaya dalam penilaian Adipura pun sudah dilakukan. Salah satunya penanganan Sampah, dengan kegiatan Bank Sampah, dan juga tahun ini Pemerintah Boalemo ada KKS dari Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dengan program Bank Sampah.

Tidak hanya itu, menurut Roslina salah satu indikator penilaian Piala Adipura adalah bagaimana upaya menurunkan jumlah sampah, yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Tentunya itu bisa dilakukan penurunan jumlah Sampah mana kala dilakukan pemilihan, mana Sampah yang Organik dan Sampah Non Organic. Jumlah Sampah di Kabupaten Boalemo, khususnya di Kecamatan Tilamuta dalam sehari mencapai 5,8 Ton. Dengan jumlah ini Kami optimis bisa menurunkan jumlah Sampah, dengan memberikan Sosialisasi secara intens kepada masyarakat, dan menanamkan rasa kepedulian terhadap lingkungan,” jelasnya. (C01)

Editor: Arlan

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini