oleh

Bupati Terima Kunjungan Stuban DPRD Kediri

BONE BOLANGO – Bupati Bone Bolango Hamim Pou menerima kunjungan studi banding (Stuban) Dewan Perwakilan Rakyat  Daerah (DPRD) Kabupaten Kediri, Jawa Timur, bertempat di ruang Rapat Bupati, Selasa (28/11).

Rombongan Stuban DPRD Kabupaten Kediri yang berjumlah 13 orang terdiri dari Ketua Komisi C DPRD Kediri Murdi Hantoro, Wakil Ketua Komisi C Sigit Sosiawan, Sekretaris Komisi C HM. Lukman, dan beberapa anggota Komisi C diantaranya Subur Layak Munfaridan, Dwi Muji Lestaro, Assabiq, Abdul Rasyid, Muhaimin, M. Zakaria Muzaki, Eko Marwiyati, Subagiyo, dan Yakup, serta Sekretaris DPRD Kediri Moh. Solikin.

Saat menerima kunjungan Stuban, Bupati Bone Bolango Hamim Pou didampingi oleh beberapa pimpinan OPD dan juga kepala bagian.

Pada kesempatan itu, Bupati Hamim Pou menyampaikan profil singkat Kabupaten Bone Bolango. Bupati mengatakan Kabupaten Bone Bolango memiliki luas wilayah 1.984,31 km², dengan jumlah kecamatan 18 kecamatan, 160 desa dan 5 kelurahan, serta jumlah penduduk sebanyak 160.154 jiwa. Kabupaten bone bolango memiliki garis pantai di sebelah selatan sepanjang 72 km.

Bupati menambahkan bahwa Kabupaten Bone Bolango 70 persen wilayahnya adalah wilayah taman nasional. Karena itu kewenangan Pemkab Bone Bolango hanya sekitar 30 persen dari luas wilayah 1.984,31 km² tersebut.

Hamim mengungkapkan bahwa Bone Bolango memiliki beberapa icon, salah satunya Gerbang Cemerlang atau Center Point Bone Bolango. Untuk kemiskinan Bone Bolango dikatakanya 17 persen lebih dan terendah kedua di Provinsi Gorontalo setelah Kota Gorontalo.

Bone Bolango kata Hamim Pou, adalah sebagai daerah penghasil air bersih di Gorontalo, karena di Bone Bolango ini ada dua sungai besar yakni sungai Bone dan sungai Bolango. Nama dua sungai besar ini yang menjadi nama Kabupaten Bone Bolango.

Dijelaskannya Sungai Bone dan Sungai Bolango saat ini sedang di maksimalkan yang difungsikan untuk irigasi. Ada dua irigasi utama disini yang memanfaatkan sungai Bone dan Bolango, yakni Irigasi Lomaya dan Irigasi Alale. Dimana sebagian kewenangannya ada di Balai Sungai dan sebagian lagi ada di Pemkab Bone Bolango.

“Sumber air dua sungai di Bone Bolango ini selain menjadi sumber irigasi Lomaya dan Irigasi Alale, juga digunakan untuk kebutuhan air bersih untuk tiga daerah, yakni Bone Bolango sendiri, Kota Gorontalo, dan sebagian Kabupaten Gorontalo,”jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi C DPRD Kabupaten Kediri HM. Lukman menjelaskan tujuannya datang ke Bone Bolango ini dalam rangka sharing dan kajian regulasi tentang pengelolaan sungai dan sumber irigasi.

Pihaknya berharap sharing dalam rangka pemanfaatan dan pengelolaan sumber irigasi di Kabupaten Bone Bolango ini bisa dikembangkan di Kabupaten Kediri. Artinya mana yang cocok itu akan kita kembangkan di Kabupaten Kediri.

Dia pun tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Hamim Pou bersama jajaran Pemkab Bone Bolango yang telah menerima kunjungan rombongan Stuban DPRD Kediri di Kabupaten Bone Bolango dengan baik.”Mudah-mudahan pak Bupati suatu saat bisa berkunjung ke Kediri. Insya Allah kami akan menerimanya,”ucap Lukman.(kadir/hms)

Editor: Arlan

Foto: Kadir

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini