oleh

Dapat Kursi Di Dapil I Boalemo, Wahyu : Bukan Pemilihannya Yang Berat, Tapi Setelah Terpilih

LINTAS POLITIK (LIGO) – Pemilihan Umum Tahun 2019 yang telah digelar 17 April lalu, nampaknya bukan hanya menjadi ajang pembuktian bagi Partai Politik untuk merebut simpati masyarakat. Namun Pemilu tahun ini juga menjadi pembuktian bagi Kaum Muda yang memilih terjun ke Dunia Politik dan bersaing dengan Politisi kaum tua yang telah banyak memiliki pengalaman.

Bahkan banyak kalangan yang berpendapat, kehadiran Anak Muda menjadi peserta Pemilu hanya untuk meramaikan Pemilu saja. Tapi ungkapan itu tidak untuk Wahyu Moridu. Caleg Muda PDIP Kabupaten Boalemo ini meskipun baru berusia 23 tahun, tapi dirinya telah membuktikan bahwa Kaum Muda juga bisa berjaya dalam Pemilihan Legislatif memperebutkan Kursi di DPRD Boalemo.

Bertarung di Daerah Pemilihan Satu, Kecamatan Tilamuta, Botumoito, Mananggu, Wahyu Moridu dipastikan menempati Kursi DPRD Boalemo. Pasalnya, berdasarkan perhitungan internal PDIP Boalemo, perolehan suara sementara yang di raup Wahyu berkisar 2000 suara.

Berdasarkan  perolehan itu, Wahyu menjadi pengumpul suara terbanyak di dapilnya. Dengan has itu, bisa di bilang Wahyu adalah pendatang baru yang sangat tangguh bagi Politisi yang berpengalaman.

Wajar, Wahyu mampu meraih simpati masyarakat. Sebab banyak masyarakat menilai Wahyu sebagai sosok muda yang dekat dengan masyarakat dan pantas mewakilinya di Legislatif. Apalagi dirinya juga dinilai sebagai Anak Muda yang memiliki pengalaman Kepemimpinanan karena saat ini menduduki Ketua KNPI Kabupaten Boalemo.

“Wahyudin Moridu adalah Politikus Muda yang memiliki masa depan cerah dan akan sanggup memberi sentuhan warna baru di DPRD Boalemo,”kata Samsudin warga Patoameme Kecamatan Botumoito.

Dia berharap, Anak Bupati Darwis Moridu ini dapat membawa aspirasi di DPRD Boalemo nantinya.

Sementara itu, Menanggapi soal kemenangan berdasrkan perhitungan Internal Partai Wahyu mengatakan usaha ini merupakan kerja sama Partai PDIP untuk meraih saimpati masyarakat.

“Bukan Pemilihannya yang berat, tapi setelah terpilih. Karena saat itulah Saya harus mengemban amanat rakyat dan Saya harus berusaha mendorong eksekutif melalui peran Saya sebagai Legislatif agar dapat menciptakan kebijakan-kebijakan yang pro rakyat,”

Laporan : Mukrin Laete
Editor : Arlan

Komentar

Berikan Komentar Anda