oleh

Destinasi Wisata Laut Olele Dan Aktivitas Kelompok Sadar Wisata

LINTAS WISATA (LIGO) – Agar dapat mendatangkan wisatawan, masyarakat yang tergabung dalam kelompok sadar wisata Desa Olele, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango terus melakukan promosi melalui media sosial.

Helpriyanto Amu salah satu warga Desa Olele yang tergabung dalam Pokdarwis mengatakan bahwa untuk mempromosikan Desa Olele, pihkanya selalu menggunakan media sosial yang ada.

“Kami itu biasa pakai FB kalau untuk promosi. Yah posting foto-foto bawah laut, atau kebersihan lingkungan pantai dan lain sebagainya,” ujar Helpriyanto.

Namun dikeluhkan oleh pokdarwis Desa Olele itu, dikatakan Helpriyanto biasanya adalah sisa sampah dari pengunjung. Sehingga dirinya dan masyarakat pokdarwis harus memungut sisa sampah tersebut.

“Biasa kan mereka datang ada yang bawah makanan dan minuman. Tapi mungkin itu anak-anak biasanya buang saja dimana kan, tapi kalau orang dewasa atau yang sudah paham tentang kelestarian untuk Destinasi wisata pasti taulah dimana seharusnya sampah dibuang. Kami juga setiap paginya itu melakukan pembersihan pantai, karena memang itu tugas kami selaku kelompok sadar wisata,” ungkap Helpriyanto.

Taman bawah laut Olele sendiri sangat terkenal sampai ke mancanegara, karena memiliki salvador dali yang indah. Salvador dali ini, di dunia hanya ada 3, dan salah satunya di Laut Olele.

Helpriyanto Amu Saat melakukan aktivitas bersih-bersih sampah yang mengambang di permukaan laut.

Untuk menikmati taman bawah laut Olele, Pokdarwis Desa Olele juga menyiapkan fasilitas lengkap untuk melakukan diving ataupun snorkeling, termasuk fasilitas pendukung lainya.

“Kami sediakan semua, pokoknya satu paket. Dari alat untuk diving, snorkeling, perahunya dan lain-lain. Itu kami pasang harga 500 ribu rupiah untuk 10 orang, dan menurut kami itu sudah sangat murah dan terjangkau,” lanjut Helpriyanto.

Laporan : Najid Lasale
Editor : Ang

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini