oleh

Dewan Kota: Ranperda Untuk Maksimalkan Pelayanan Dan PAD

LINTAS KOTA (LIGO) – Setelah dilakukan Uji Publik, 3 buah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) usul Inisiatif Legislatif, Ranperda Tentang Penyelenggaraan Pelayanan Publik, Ranperda Tentang Penyelenggaraan Pasar Dan Ranperda Tentang Penyelenggaraan Parkir, DPRD Kota Gorontalo yakin Ranperda tersebut akan membuat Pelayanan yang maksimal di Kota Gorontalo dan dapat menambah PAD.

Ketua Pansus Ranperda Pelayanan Publik, Darmawan Duming mengatakan dengan adanya Perda membuat Pelayanan Publik di Kota Gorontalo semakin lebih baik.

“Harapan Kami, dengan adanya Ranperda ini sesuai Rilis Ombudsman terkait Pelayanan Publik di Kota Gorontalo diharapkan menjadi lebih baik,” ujar Darmawan Duming, Senin (10/12) DPRD Kota Gorontalo.

Sementara itu Ketua Pansus Ranperda Penyelenggaraan Pasar dan Parkir, H. Ekhwan Ahmad menuturkan Ranperda ini dimaksudkan untuk lebih meningkatkan PAD di Kota Gorontalo.

“Ranperda yang Kami usulkan ini semata-mata meningkatkan PAD, bila PAD kita meningkat maka yang diuntungkan adalah Masyarakat itu sendiri,” tutur Ekhwan Ahmad.

Melihat masih banyaknya masyarakat Gorontalo yang perlu disejahterakan, dengan meningkatkan PAD melalui Pasar dan Parkir tersebut, kata Ekhwan Ahmad dapat memudahkan Pemerintah untuk mendorong Kesejahteraan Masyarakatnya.

Dalam Uji Publik 3 Ranperda tersebut dihadiri oleh para Pelaku Usaha/Pedagang dan Juru Parkir di Kota Gorontalo. Selain Pedagang dan Juru Parkir, Uji Publik tersebut juga dihadiri Ketua Fraksi PAN Dewan Provinsi Gorontalo, Ismail Alulu.

Ismail Alulu, Aleg Provinsi Gorontalo, Ketua Fraksi PAN

Pada kesempatan itu Dirinya menyarankan kepada Dewan Kota, agar Ranperda yang dibuat ini dapat memberikan manfaat kepada Pelaku Usaha dan Juru Parkir dikota Gorontalo.

“Saya berharap apa yang dilakukan ini berpihak kepada Masyarakat,” tutur  Ismail.

Dirinya juga menyampaikan, dalam Ranperda ini hanya mengatur sebagian kecil dari Kepentingan Rakyat. Menurutnya langkah yang harus dilakukan adalah bagaimana Pasar bisa berkembang dan Pedagang sejahtera.

“Tentunya kalau Pedagang ini sejahtera, mau pungutan berapa pun yang di atur dalam Ranperda ini Mereka mampu membayarnya. Tapi kalau Mereka tidak di bantu agar meningkatkan Ekonominya, kasihan mereka,” ungkap Ismail.

Pernyataan Ismail itu mendapat tanggapan dari Darmawan Duming, yang mengatakan dengan Ranperda Pasar ini, bukan hanya Pemerintah yang mendapat manfaat tetapi juga para Pedagang.

“Saya setuju dengan apa yang disampaikan oleh pak Ismail Alulu, agar bagaimana bukan hanya Pemerintah yang diuntungkan tetapi Pedagang juga mendapat manfaat, sehingga yang perlu kita dorong lagi adalah bagaimana Ranperda ini melindungi Pelaku Usaha Mikro,” kata Darmawan, menanggapi.

Ketua Pansus Ranperda Pelayanan Publik, Darmawan Duming

Lebih jauh Aleg PDIP ini menjelaskan, dalam Ranpeda Pasar ini Dewan Kota mengatur antara Pasar Tradisional dan Pasar Modern dengan cara mengatur jarak di antara kedua Pasar tersebut.

“Dalam Ranperda ini Kita atur jarak antara Pasar Tradisional dan Modern, ini dilakukan agar Pasar Tradisional dengan hadirnya Pasar Modern itu tidak mati,” jelas Darmawan.

Laporan: Najid Lasale
Editor: Arlan

Komentar

Berikan Komentar Anda