oleh

Di Klaim Caleg, Dewan Kota Minta Proyek Pembangunan Ditunda

LINTAS KABGOR (LIGO) – Dalam Nuansa Politik tahun 2019, Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Kota Gorontalo minta Proyek Pembangunan yang mudah di ‘klaim’ oleh Calon Legislatif sebagai jerih payahnya untuk Rakyat, sementara agar ditunda.

Ini bukan tanpa alasan, Ketua Komisi C, Hais Karel Nusi mendapat laporan dari Masyarakat, saat ini ada Caleg yang mengaku ke Masyarakat bahwa Proyek Pembangunan Jambanisasi di lingkungan Warga tersebut, merupakan proyek yang diperjuangkannya dan dimintakan langsung kepada Pemerintah. Padahal Program itu kata Hais Nusi adalah Program Pemerintah dan telah dianggarkan oleh DPRD.

“Ini tahun politik, kami minta kepada Dinas PU agar kegiatan yang di danai APBD, selama tahun 2019 itu di tunda. Misalkan Pembangunan Jamban untuk Masyarakat,” tutur Hais. Senin (10/12), dalam Evaluasi Proyek DAU bersama SKPD terkait.

Pembanguan Proyek seperti ini sangat mudah untuk di klaim, sebab menurut Hais Nusi untuk menarik simpati masyarakat, hal yang paling mudah dijanjikan Caleg adalah Pembangunan Proyek.

“Dalam Tahun Politik, kegiatan seperti ini sangat rentan di klaim oleh Orang tertentu sebagai bantuan Pribadi. Misalnya Pembangunan Jamban atau Rumah Mahyani, itu ada yang mengklaim sebagai Bantuan Pribadi, padahal ini Program Pemerintah yang di biayai dari uang Rakyat itu sendiri,” terang Hais.

Sehingganya untuk menghindari bentuk ‘klaim’ terhadap Proyek Pembangunan Pemerintah, Dinas PU Kota Gorontalo di minta untuk menunda Proyek Pembangunan selama Tahun 2019.

Laporan: Najid Lasale
Editor: Gilang

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini