oleh

Dinas Pariwisata Dorong Kualitas SDM Pemandu Wisata Dan Homestay Lewat Pelatihan Kompetensi

LINTAS PARIWISATA (LIGO) – Meskipun Sumber Daya Manusia (SDM) Pemandu Wisata di Gorontalo dinilai sudah cukup memadai dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan, namun Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo belum merasa puas dan masih terus berusaha meningkatkan SDM Pemandu Wisata demi terwujudnya pelayanan yang baik dan tamu puas dengan pelayanan yang diberikan.

“SDM Pemandu Wisata di Gorontalo itu cukup memadai, tapi perlu lagi ditingkatkan. Karenanya melalui pelatihan SDM Pemandu Wisata,kita menginginkan pelayanan prima terhadap tamu dapat terwujud. Karena Pariwisata itu identik dengan Pelayanan, jadi pada saat mereka melayani tamu, dapat melayani tamu dengan setulus hati,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo, Dr. Nancy Lahay MP, usai pembukaan Pelatihan SDM Pemandu Wisata dan Home Stay. Selasa (16/10) Grand Q Hotel.

Pihaknya juga selalu menekankan menekankan pemandu wisata untuk memperlakukan para tamu (wisatawan) dengan ramah dan senyuman. Sehingga ketika tamu pulang berwisata dari Gorontalo, ada kesan baik, keramahan Masyarakat Gorontalo-lah yang akan disampaikan ketika pulang berwisata.

Kepala Dinas Nancy Lahay juga mengakui saat ini pihaknya masih terbatas dalam mengembangkan pariwisata di Gorontalo.

“Memang kita sadari,kemampuan kita masih terbatas. Namun kita akan terus berusaha untuk mengembangkan pariwisata di Gorontalo. Karena Kami memerlukan bantuan dari selurah masyarakat Gorontalo, baik itu siswa,mahasiswa, Genpi, dalam mempromosikan pariwisata Gorontalo melalui dunia Digital,” ungkap Dr. Nancy Lahay.

Tidak bisa dipungkiri, banyaknya wisatawan yang datang ke Gorontalo banyak memberikan kontribusi dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun dengan ditutupnya salah satu Home Stay di Gorontalo beberapa waktu lalu dikhawatirkan akan membuat PAD dari sektor Pariwisata di Gorontalo menurun.

Kepala Dinas Nancy Lahay, menyayangkan pentupan Home Stay di kota Gorontalo yang menurutnya Home Stay tersebut adalah salah satu penggerak Pariwisata di Gorontalo.

“Ketika wisatawan Mancanegara datang ke daerah, yang mereka cari itu adalah suasana kampung. Jadi mereka berani bayar mahal, asalkan mereka mendapatkan suasana kekeluargaan yang ada dalam Home Stay itu,” ungkap Dr. Nancy Lahay

Sehingganya melalui pelatihan SDM Pemandu Wisata dan Home Stay, para peserta pemandu dapat bersaiang dengan pemandu wisata dari luar Gorontalo.

“Kami juga berharap para peserta ini dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat awam bahwa Image Home stay ini bukanlah sebagai tempat yang berkonotasi negatif, tetapi melainkan sebagai tempat para wisatawan yang ingin merasakan susana kekeluargaan yang memang itu yang mereka cari ketika datang ke Gorontalo,” harap. Dr. Nancy Lahay.

DR. Nancy Lahay, Kadis Pariwisata Provinsi Gorontalo saat memberikan sambutan dalam kegiatan bimtek di salah satu Hotel di Kota Gorontalo.

Sementara itu Ir. Nurlela Ningsi Musa, MM. Kepala bidang Pengembangan Ekraf, SDM dan Kelembagaan dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo juga berharap melalui pelatihan SDM dan Home stay ini dapat memberi kesadaran kepada masyarakat sekitar destinasi wisata, betapa pentingnya pengembangan destinasi wisata untuk peningkatan ekonomi.

“Pemahaman dan pengetahuan serta wawasan dan sikap dalam memberikan pelayanan di Home Stay itu sangat penting. Karena dengan pelayanan yang baik, wisatawan akan betah dan tinggal lebih lama lagi berwisata di Gorontalo,” pungkas Nurlela Ningsi.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 250 peserta dan dibuka langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo, Dra. Idah Syahidah Rusli Habibie, MH.

Laporan: Najid Lasale
Editor: Gilang

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini