oleh

Dinas PU Dan TP4D Kawal Pembangunan Jalan Di Telaga Barat

LINTAS KABGOR (LIGO) – Proyek pembangunan jalan di dua titik, sepanjang 7.650 Km dengan total anggaran Rp. 14 Milyar di Kabupaten Gorontalo, desa Dulamayo Utara sampai Dulamayo Selatan dan Desa Tonala, kecamatan Telaga Barat yang telah di serah terimakan/provisional hand over (PHO) dievaluasi dan dilakukan pengukuran oleh tim TP4D dan Dinas PU/PR. ahad (13/01).

Tim TP4D melalui Kejari Dr. Supriyanto mengatakan pengawalan PHO ini merupakan kewajiban yang harus dilakukan agar benar-benar mengetahui kondisi yang ada di lapangan walaupun secara teknis dirinya mengakui, TP4D tidak memahami.

“Namun tim TP4D ingin memastikan bahwa item pekerjaan, volume pekerjaan, dan spesifikasi pekerjaan yang ada di lapangan sudah sesuai dengan kontrak,” tutur Dr. Siupriyanto.

Pada evaluasi itu ada beberapa catatan strategis yang dihasilkan dan menjadi catatan bagi pihak kontraktor.

“Ada beberapa catatan atau temuan-temuan yang dilapangan baik itu yang dilakukan oleh tim pengawas, tim ahli maupun tim TP4D agar temuan-temuan dan catatan yang ditemukan tadi kedepan bisa di perbaiki sesuai dengan kontrak dalam masa pemeliharaan. Sehingga diharapkan dapat menjadi atensi agar pekerjaan ini nanti benar-benar bermanfaat terhadap masyarakat” terang Dr. Supriyanto.

Sementara itu, tim pejabat pembuat komitmen (PPK), Rahmanto Lahili menerangan ada beberapa catatan yang ditemui oleh pihaknya saat lakukan evaluasi, salah satunya kondisi jalan yang sudah retak.

“Adapun temuan dan catatan strategis yang di temukan antara lain ada jalan yang sudah retak, yang kedua perapihan bahu jalan, dan yang ketiga ada juga “pasangan” yang sudah luka dan lecet yang akan di plester kembali, ” terang Rahmanto Alihi.

Lanjut Rahmanto Alihi menerangkan, kontruksi jalan yang dibangun itu direncanakan bertahan hingga 10 tahun dan pemeliharaannya dibuat 2 tahun.

Evaluasi Proyek Jalan di Dulamayo yang sudah di PHO. (foto: Tiwi/LIGO)

Pada kesempatan yang sama tim ahli akademisi, Fadli Ahmad menyampaikan, pihak TP4D memintanya dalam evaluasi tersebut karena dalam proses pencegahan pengawalan awal, dari proses pelaksanaan sampai dengan PHO.

“Ada masukan-masukkan yang di temukan di lapangan dan akan di laporkan kembali kepada pihak PU dan pihak TP4D,” jelas Fadli.

Laporan: Pertiwi Sudirman
Editor: Najid Lasale

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini