oleh

Ditanya Soal Monumen, Nelson Jawab Dengan “Karya”

LINTAS KABGOR (LIGO) – Masuki tahun ke-4 Nelson menjabat sebagai Bupati Gorontalo, Dirinya mulai menerima pertanyaan dari Warga dan Aparatnya, Karya Monumental apa yang akan dibuatnya pada Periode Pertamanya memimpin Daerah Kabupaten Gorontalo.

Pasalnya Kepala-Kepala Daerah sebelumnya, sudah meninggalkan Monumen yang bisa dinikmati saat ini. Seperti Pakaya Tower yang dibangun oleh Bupati sebelumnya, Achmad Hoesa Pakaya.

Masalah Karya Monumental yang di pertanyakan oleh Masyarakat, SKPD, dan Stafnya itu Nelson menjawab dengan lantang, bahwa selama 3 Tahun Pertamanya ini sudah banyak Karya Monumental yang telah dibangunnya.

“Bagi saya dalam 3 Tahun Pertama ini, Monumental yang Saya buat ini adalah Monumental untuk Rakyat, contoh yang pertama yakni Jalan-Jalan tidak pernah dibuat, kemudian Bantuan-Bantuan begitu banyak, Menurunkan Kemiskinan juga Kita lakukan secara besar-besaran, Penurunan Pengangguran juga Kita lakukan, Orang Ingin Sekolah juga Kita dorong, itu Monumental bagi Rakyat,” jawab Nelson, yang juga menyadari apa yang dikatakannya itu adalah Monumental dalam bentuk ‘angka-angka’ capaian Programnya.

Nelson memahami, bahwa Masyarakat juga berharap tidak hanya Monumental dalam hal demikian, tapi juga Monumental dalam bentuk Fisik/Infrastruktur.

“Oleh karena itu Saya sudah memulai pada Tahun yang lalu, satu Rumah Sakit, walaupun belum selesai Rumah Sakit Boliyohuto, Tahun ini Kita tuntaskan itu. Jadi jangan hanya karena tidak selesai kemudian dipersoalkan, harusnya Kita diberi Semangat untuk menyelesaikan,” kata Nelson.

Keindahan Pakaya Tower di malam hari yang resmi di Launching bersamaan dengan Perayaan Tahun Baru 2019. (foto: WAG Kahmi/Rahmat)

Lanjut Dirinya menyampaikan, sudah membangun jalan-jalan, di Dulamayo salah satunya yang selama 72 Tahun Indonesia Merdeka jalannya tidak pernah tersentuh.

“Kita juga menyelesaikan hal-hal yang bagus-bagus, contohnya menata Pakaya Tower dengan Taman Budaya-nya, kemudian dengan Bongohulawa-nya akan dibuat Sirkuit, dan juga Lapangan 23 Januari. Sambil juga monumental yang lain seperti Pentadio Resort yang Kita terus tata, dan termasuk juga Shopping Center tahun ini Kita tuntaskan, dan sekarang Kita sedang merancang LAPATO yaitu Kawasan Industri Pulubala, Parungi dan Bilato, dan juga Kita terus menyelesaikan Dokumen Perencanaan yang ada kaitannya dengan Pelabuhan Bilato, karena jika jadi Pelabuhan Bilato itu akan jadi Sentra Output dan Input dari perekembangan Ekonomi” terang Nelson membeberkan berbagai Karya di 3 Tahun Periode Pertamanya ini, meskipun Dirinya menjalankan Pemerintahan tidak didampingi Wakil Bupati.

Sehingga dengan adanya Pembuatan Monumental Masyarakat ini, diharapkan dapat menjadi faktor pendorong untuk Pertumbuhan Ekonomi tidak hanya dalam Kabupaten Gorontalo tapi juga di Provinsi Gorontalo.

Laporan: Pertiwi Sudirman
Editor: Najid Lasale

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini