oleh

Dorong Budaya Literasi Sains, “Sunday Speaks” Hadir di Gorontalo

LINTAS KOMUNITAS (LIGO) – Launching Sunday Speaks Gorontalo, selenggarakan Diskusi dan Bedah Buku Sapiens (Riwayat Singkat Umat Manusia) karya Yuval Noah Harari, Buku yang diterbitkan pada Tahun 2011 dalam Bahasa Ibrani dan diterjemahkan dalam Bahasa Inggris pada Tahun 2014 di Kedai Hard Coffee, Limba U Dua, Kota Selatan, Gorontalo, (23/12/18).

Dalam diskusi yang berlangsung sejak Minggu sore hingga malam tadi, membahas Perkembangan Sejarah Manusia dari Revolusi Kognitif, Revolusi Agrikultur hingga Revolusi Saintifik, yang terus berkembang di abad 21 saat ini.

Haz Algebra selaku salah satu penggagas Sunday Speaks pertama di Manado dan juga Pembicara pada Diskusi tersebut, menjelaskan Diskusi Pertama yang dilakukan Sunday Speaks Gorontalo ini mendiskusikan perkembangan Sapiens atau Manusia Moderen dalam menguasai Dunia atau Sepesies Dominan yang hidup dipermukaan Bumi.

“Hari ini 90% Makhluk Hidup yang hidup dimuka Bumi ini. Sembilan Puluh Persennya adalah Manusia dan ditambah dengan Hewan-Hewan peliharaannya. Dengan membaca Buku Sapiens ini kita jadi tahu dari mana Kita berasal dan mengapa Kita menjadi Spesies Dominan dimuka Bumi”. ungkap Haz saat diwawancarai lintasgorontalo.com.

Kegiatan Diskusi ini juga merupakan Launching Sunday Speaks Gorontalo yang dibentuk pada akhir Tahun 2017 lalu. Dengan dibentuknya Komunitas ini diharapkan Pemuda dapat merespon isu-isu intelektual yang berkembang di Dunia secara Global.

Dan juga meningkatkan Literasi Sains, bahwa kehidupan Manusia dikendaikan oleh Sains itu sendiri. Dari Teknologi sampai dimensi kehidupan bersosial manusia lebih banyak dikendalikan oleh Ilmu Sains.

Suasana Diskusi dan Bedah Buku Sapiens karya Yuval Noah Harari oleh Sunday Speaks Gorontalo di Kedai Hard Coffee

Moh. Rizky Alhajj selaku License Holder Of Sunday Speaks Gorontalo berambisi untuk mengenalkan Ilmu Sains keluar di lingkungan Masyarakat umum tidak hanya sebatas pembahasan di dalam Lab-Lab Sains dan mengharapkan Ilmu Sains tidak menjadi Ilmu yang tabu di Masyarakat.

“Kami berambisi. Untuk menghadapi perkembangan zaman yang semakin dinamis, tentunya membangun kesadaran dengan Generasi selanjutnya akan lebih Aware, lebih sadar dengan Ilmu Sains” kata Risky

Rizky juga berharap, Budaya Literasi Sains di Gorontalo harus lebih didongkrak lagi di Ruang-ruang Publik.

“Literasi hari ini sangat minim dan membahas hal-hal yang tidak relevan dalam kehidupan sehingga Saya berharap Budaya ini perlu di dongkrak lagi,” harap Rizky.

Laporan: Elias
Editor: Najid Lasale

Komentar

Berikan Komentar Anda