oleh

Gagasan “Gorontalo Lumbung Pangan”, Nelson Dapat Apresiasi Dari Presiden Jokowi

LINTAS EKONOMI (LIGO) – Pembangunan Infrastruktur yang dilakukan pemerintah Kabupaten Gorontalo, mendapatkan respon baik dari Presiden RI Joko Widodo.  Hal ini terlihat saat dialog bersama Presiden di Maqna Hotel, Kota  Gorontalo, Jum’at (1/3). Bupati Nelson Pomalingo menyampaikan soal Pembangunan Pelabuhan Bilato dan keberlanjutan Pembangunan Rumah Sakit Boliyohuto.

Kepada Presiden, Prof. Nelson menyampaikan aspirasi masyarakat Kabupaten Gorontalo yang menginginkan agar Pembangunan Rumah Sakit Boliyohuto agar secepatnya dapat diselesaikan. Sebab, kata Nelson, jarak yang akan ditempuh masyarakat Boliyohuto bila berobat ke pusat Wilayah Kabupaten Gorontalo yakni di Rumah Sakit Dunda Limboto cukup memakan waktu.

“Rumah sakit Boliyohuto dapat melayani 120 ribu masyarakat wilayah Boliyohuto Cs dan itu adalah daerah jauh dari ibu Kota Limboto,” ungkap Nelson.

Mendengarkan penyampaian itu, Presiden Joko Widodo memberikan dukungan kepada Nelson dan pemerintahannya untuk segera menyelesaikan Pembangunan Rumah Sakit Boliyohuto dan Pelabuhan Bilato. Selain itu, Presiden juga mengapresiasi keseriusan Bupati Nelson yang telah melakukan pembangunan infrastruktur sampai ke daerah terpencil.

Selama 3 tahun pemerintahan Nelson Pomalingo persoalan pembangunan Infrastruktur terus di “Genjot” untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat. Bukan saja itu, karena ingin menjadikan Gorontalo sebagai lumbung pangan di Indonesia Timur, program Pertanian dan Peternakan selalu menjadi perhatian khusus Bupati Nelson Pomalingo. Menurutnya selain mendorong produksi pertanian, soal peternakan pun harus di dorong beriringan.

“Selain jagung yang sudah berkembang, kita juga perlu mendorong revitalisasi kelapa dan pengembangan peternakan sapi, karena kita ingin menjadi lumbung pangan di Indonesia Timur. Kita sudah sukses mendorong produksi jagung dan kita juga ingin sukses mendorong peternakan,” tutur  Nelson.

Lebih lanjut Nelson mengaku bahwa untuk mewujudkan Gorontalo sebagai lumbung pangan di Indonesia Timur memanglah tidak mudah, sehingga untuk mendukung hal tersebut pengembangan Sumber Daya Manusia juga harus perlu diseriusi peningkatannya. Menurut Nelson di Gorontalo harus dibangun perguruan tinggi yang khusus jurusan dan keilmuan tentang Pertanian.

“Jurusannya Komoditi Vokasional yakni jurusan kelapa, jurusan jagung dan jurusan rumenensia atau sapi,” ungkap Nelson mengusulkan kepada Pemerintah RI Joko Widodo.

Laporan: Najid Lasale
Editor: Alan Pakaya

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini