oleh

Heboh Di Portal Gorontalo, Kadis DLH Kabgor Polisikan Penyebar HOAX Soal Dirinya

LINTAS HUKUM (LIGO) – Penyebar HOAX yang menyeret nama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gorontalo, Syaiful Kiraman, di-Polisi-kan.

Melalui akun Facebooknya, Penyebar HOAX akun ‘Utun Gobel’ menyebarkan informasi ke Grup Facebook ‘Portal Gorontalo’ dan menuliskan bahwa, Kepala Dinas Syaiful Kiraman telah menghamili Bibi/Tantenya dan memintakan Uang 300 Juta Rupiah.

“Sapa yang kenal Syaiful Kiraman, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gorontalo??? Dia ada kase hamil Kita P Tante di Kabila, katanya dia so cerai pa dp Istri. Kita pe Tante dia akal 300 Jt, katanya itu doi (baca :uang) dia molobi akang jadi Sekda Kabupaten Gorontalo,” tulis Akun Utun Gobel dalam Akun Facebook Portal Gorontalo sambil men-‘tag’ foto Syaiful Kiraman. Kamis (03/01).

Soal Postingan itu, Syaiful Kiraman tidak hanya diam. Dirinya langsung melaporkan Postingan yang mencemarkan nama baiknya tersebut ke Polda Gorontalo, Jum’at (04/01).

Dirinya mengatakan, Postingan tersebut tidak benar.

“Dia menuliskan, Saya minta Uang dan menghamili bibinya itu tidak benar,” ungkap Syaiful yang menegaskan bahwa Dirinya tidak mengenali akun FB ‘Utun Gobel.

Postingan Akun FB Utun Gobel di Grup Facebook Portal Gorontalo yang dilaporkan Syaiful Kiraman ke polda Gorontalo

Anehnya, beberapa waktu lalu, Akun yang sama juga sempat melakukan penyebaran informasi yang tidak benar, yang ditujukan kepada Kepala Dinas PU dan Dinas Pertaninan Kabupaten Gorontalo.

“Kami ingin, pemilik Akun Utun Gobel ini terungkap, agar Dia bisa jera dengan tindakan yang dilakukannya. Soal nama dan foto di akun FB-nya palsu atau benar, itu Saya tidak tahu. Semuanya Saya serahkan ke Pihak Kepolisian untuk mengungkapnya,” terang Syaiful.

Usai Sholat Jum’at, Pukul 13.00 WITA. Syaiful Kiraman bersama Penasehat Hukumnya,  datangi Polda Gorontalo dan melaporkan Akun FB yang telah menjatuhkan nama baiknya itu.

Laporan: Najid Lasale
Editor: Syahrir

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini