oleh

Ikut Pelatihan Masyarakat Koperasi Modern, KPRI Ekaprasetya Bertekad Jadi Koperasi Ideal Dan Modern

LINTAS EKONOMI (LIGO) – Keseriusan Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Ekaprasetya Kabupaten Gorontalo untuk menjadi koperasi yang modern ternyata tidak hanya sekedar wacana. Hal ini terbukti dengan keikutsertaan Koperasi Ekaprasetya dalam pelatihan nasional tentang masyarakat koperasi modern yang diselenggarakan oleh Armadilo sebuah perusahaan yang bergerak dibidang system consultant. Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari ini dilaksanakan di Bali dan diikuti seluruh pengurus, pengawas dan karyawan koperasi se-Indonesia.

Pengawas Koperasi Ekaprasetya Romi Alulu SE saat diwawancarai lintasgorontalo.com menyampaikan bahwa keikutsertaan Koperasi Ekaprasetya ini sudah yang kedua kalinya. Dan ini adalah bentuk keseriusan Koperasi Ekaprasetya menuju Koperasi Modern yang memiliki sistem digitalisasi.

“Memang kemarin pihak koperasi Ekaprasetya sudah mengikuti, dan ini sudah yang kedua kalinya berlokasi di Bali,” ungkap Romi.

Dikatakannya juga bahwa pengembangan IT terhadap koperasi sangat penting mengingat kemajuan teknologi semakin pesat. Tidak heran saat sekarang banyak pihak mulai berbenah dan menciptakan inovasi baru dalam bentuk transformasi atau perubahan layanan menuju arah digital.

“Kemarin kan koperasi Ekaprasetya baru melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT) dengan sistem online. Nah setelah kami mengikuti pelatihan ini, kami akan mengembangkan lagi, yaitu setiap pekerjaan dari pada karyawan, pengurus serta kepengawasan Koperasi akan melalui aplikasi. Koperasi tidak bisa tertinggal, koperasi harus mulai mengarah ke arah Digitalisasi,” lanjut Romi Alulu.

Seluruh Peserta Pelatihan Se-Indonesia

Lebih lanjut, Romi mengungkapkan Koperasi Ekaprasetya berupaya menjadi Koperasi terdepan di Provinsi Gorontalo dalam menjalankan sistem Koperasi modern.

“Koperasi yang kita ciptakan di Ekaprasetya itu ada 3 hal yakni harus kompoten, kompetitif dan komersial. Nah khusus untuk komersial sendiri kami akan mengembangkan E-Bussiness dan E-Commerce,” terang Romi.

E-Commerce sendiri merupakan proses jual beli yang terjadi antara pebisnis dan konsumer tanpa harus berada di toko fisik. Transaksi terjadi hanya berlangsung melalui media elektronik atau secara online.

Laporan : Ang
Editor : Gilang AP. Ramadhan

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini