oleh

Indeks Demokrasi Gorontalo Menurun Akibat Kebijakan Mengekang Hak Individu

LINTAS GORONTALO (LIGO) – Pasca Pemilihan Umum 2019, Indeks Demokrasi Gorontalo mengalami penurunan. Salah satu penyebabnya adanya kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah dan di  nilai mengekang hak individu.

Hal ini di akui Kepala Bidang Statistik Sosial BPS Provinsi Gorontalo Mohammad Fadlian Syah. Menurut dia Indeks Demokrasi Gorontalo bisa di katakan belum termasuk dalam kategori krisis, hanya sedikit berkurang dari Indeks Demokrasi sebelumnya.

“Berkurang dalam artian, awalnya tahun 2016 Indeks Demokrasi  77 %,   dan 2017 menjadi 73 %, dan ini menurun dari sisi nilai Ide atau Demokrasinya mengalami penurunan,”ungkap Fadlian saat menjadi Narasumber pada Diskusi Peningkatan Partisipasi Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) yang dilaksanakan di Kesbangpol Provinsi Gorontalo, Jum’at (03/05).

Masalah Kebijakan Pemerintah yang di anggap mengekan hak individu, Fadlian tidak mengungkapkan kebijakan seperti apa, dan Pemerintah yang mana yang di nilainya mengeluarkan kebijakan mengekang hak individu. Hanya saja Dirinya menegaskan, melalui diskusi tersebut menjadi kritikan untuk Pemerintah dan Stackeholder di Provinsi Gorontalo.

Pada diskusi  yang mengusung tema “Menakar Demokrasi Di Provinsi Gorontalo Pasca Pemilu Serentak Tahun 2019” itu dihadiri oleh banyak kalangan termasuk Mahasiswa dan Tokoh Masyarakat serta Pers.

Laporan : Mirna Ahaya
Editor : Najid

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini