oleh

Jadi Pembicara Di BPS, Nelson Soroti Ketersediaan Data

LINTAS LIMBOTO (LIGO) – Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo jadi pembicara dalam Seminar Hari Statistik Nasional 2019, di Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo. Kamis (26/09).

Dalam  Seminar mengusung tema “Menuju Indonesia dengan SDM Unggul dan Data Kependudukan Berkualitas”  itu Nelson memaparkan “Peran Negara Dalam Peningkatan Kualitas SDM”.

Bicara Data Kependudukan kata Nelson, yang menjadi problem hari ini adalah akurasi data yang menurutnya dari berbagai Instansi memiliki data yang berbeda. Disamping itu, Nelson juga menyoroti soal keterbukaan Informasi dari data tersebut.

“Yang paling penting lagi data itu di analisis. Hari ini ada data tapi tidak berguna karena tidak di analisis. Maka ini data Bith di akurasikan sehingga bisa berguna bagi pembangunan,” Kata Nelson

Tidak hanya itu, Nelson juga menyoroti soal data di Dinas Kependudukan dan Pencatan Sipil yang menurutnya perlu di pilah antara data yang bisa di publish dan data yang tidak bisa di publish.

“Di Dinas Dukcapil itu harus minta ijin dari Pusat karena itu data Negara. Selain itu karena ini Data Individu sehingga mereka tidak mau di buka. Maka ini dipilah mana yang bisa dibuka dan mana yang tidak bisa dibuka,” Kata Nelson

Selain itu Nelson menjelaskan soal peningkatan kualitas SDM di Gorontalo. Secara Kualitas kata Nelson SDM di Gorontalo terus naik.

“Intitusi kita tadinya hanya 6 Perguruan Tinggi sekarang 18 Perguruan Tinggi. Itu betarti SDM kita ada peningkatan,” Kata Nelson

Tapi kata Nelson bukan hanya sekedar Pendidikan Formal yang dibuka melainkan juga Pendidikan Non Formal, yang merupakan Pendidikan untuk masyarakat dan keluarga.

Disamping itu, melihat SDM yang unggul Kata Nelson yang pertama harus dimiliki adalah Kompetensi dan Produktif dengan Kompetensi yang dimiliki.

“Orang yang unggul adalah orang yang bisa berkolaborasi. Kolaborasi itu bekerJa sama dan tidak egois,” Ungkap Nelson

Permasalahan SDM di Gorontalo saat ini Kata Nelson terletak pada Pendidikan yang lebih banyak pada Intelktual. Tetapi keterampilan dan karakter sangat kurang.

Sehingga Nelson mengusulkan Institusi Pendidikan untuk merubah Sistem Pembelajaran lebih kepada Vokasional.

Laporan: Najid Lasale
Editor: Syahrirz

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini