oleh

Jelang Pelantikan, Hamzah Sidik Mulai “Soroti” Pembangunan Di Gorut

LINTAS KWANDANG (LIGO) – Hamzah Sidik, SH. yang akan dilantik menjadi Aleg Gorontalo Utara pada Senin 26 Agustus nanti, mulai menyoroti beberapa hal yang cukup janggal dalam proses pembangunan di Kabupaten Gorontalo Utara.

Ditemui awak media ini di rumah pribadinya, Jumat (23/08/2019) Hamzah yang kini masih menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Gorontalo ini merasa prihatin dengan beberapa fisik pekerjaan yang menggunakan Dana APBD tapi tidak bisa difungsikan oleh masyarakat secara optimal.

“Miris juga ya? Coba lihat itu ruas Jalan Bypass Bulalo-Moluo, tingkat kerusakannya mungkin diatas 50%. Nanti Insya Allah setelah pelantikan Saya akan pertanyakan ini ke Dinas Pekerjaan Umum,” kata Hamzah yang biasa disapa HS itu.

Ruas Jalan Bypass Bulalo-Moluo di wilayah Kabupaten Gorontalo Utara yang hingga kini kondisinya masih berlubang

Kerusakan di ruas Jalan Bypass Bulalo-Moluo itu, kata Hamzah dengan nada menyindir, mengumpamakan Kerusakan (Jalan Berlubang) itu dapat meningkatkan kemampuan Pengemudi lantaran banyaknya lubang berukuran besar dengan kedalaman diatas 10 cm.

“Kalau ingin tingkatkan kemampuan mengendarai kendaraan coba lewat situ, jalannya pasti zig-zag dan melewati lubang dengan kedalaman antara 10-30 cm.” sindir HS.

Ruas Jalan Bypass Bulalo-Moluo di wilayah Kabupaten Gorontalo Utara yang hingga kini kondisinya masih berlubang

Lebih lanjut HS (sapaan Hamzah Sidik,red), memaparkan bahwa pihaknya juga sementara mengamati ada beberapa orang ASN yang sudah di TSK-kan oleh pihak Kejaksaan dalam Kasus Pasar Modern, tapi sampai sekarang belum diproses.

“Mereka Saya lihat masih berkeliaran bebas. Nanti akan Kami pertanyakan ke pihak Kejaksaan apakah Kasus ini dihentikan atau seperti apa.” ungkap Hamzah Sidik yang mempertanyakan kelanjutan Kasus Pasar Modern tersebut.

“Luar biasa ya? Tersangka lainnya sudah meringkuk di Penjara, lainnya enak diluar, kelebihannya apa?” ketus HS yang juga mantan Advokat itu.

Hal lain yang juga disoroti Hamzah Sidik adalah Pembangunan Masjid Jami yang berlokasi di Komplek Blokplan yang terkesan tidak bermasalah, padahal anggarannya sudah 3 tahun berjalan tapi yang selesai baru tiang Masjid.

“Yang agak lucu adalah Pembangunan Masjid Jami di Komplek Blokplan. Sudah 3 tahun anggaran berjalan yang selesai baru Tiang-nya, dan hal ini terkesan tidak bermasalah.” ungkapnya.

“Kalau yang satu ini Kita harus tegas, karena ini menyangkut Tempat Ibadah, Masjid itu Rumah Allah, kok dibuat seperti itu? Jadi Saya berencana akan menjadi Motor Penggerak untuk membuka tabir dibalik semua kegiatan Pembangunan yang terbengkalai seperti ini. Uang Rakyat yang jumlahnya Miliaran Rupiah dan digunakan pada kegiatan Pembangunan yang tidak selesai seperti ini seharusnya segera ditindaklanjuti oleh Aparat Penegak Hukum,’ sambung Hamzah diakhir wawancara dengan awak media ini.

Semoga amanah rakyat yang dititipkan pada Anggota Legislatif Gorontalo Utara, Bung HS dapat mengurai benang merah yang kusut dalam hal-hal yang beliau maksudkan tadi.(F01)

Editor: Ompi

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini