oleh

Jusman Syafii Akui Rachmad Gobel Bekerja Untuk Indonesia “Tanpa Pamrih”

LINTAS TOKOH (LIGO) – Matsushita Gobel Fundation sukses menyelenggarakan penghargaan kepada 30 warga Gorontalo melalui Nani Wartabone Awards, Minggu (3/3/19). Terselenggaranya acara bergengsi ini, berkat kerja sama seluruh pihak. Jusman Syafii Djamal Ketua Yayasan Matsushita Gobel merupakan lebih besar perannya terhadap kegiatan tersebut. Sebelumnya, gagasan ini, lahir dari anak pendiri Matsushita Gobel Foundation, Rachmad Gobel.

Kepercayaan kepada Jusman, diberikan keluarga besar Gobel diawali dari tahun 2005 setelah pensiun dari PT. Dirgantara Indonesia. Dirinya mengaku, beruntung bertemu Rachmad Gobel karena, telah banyak membantunya setelah pensiun.

“Untungnya setelah pensiun dari IPTN, Saya ketemu dengan Rachmad Gobel, Orang yang terlibat penuh dalam membantu Saya hingga mencapai sukses mendapatkan kepercayaan dari Pemerintah untuk duduk dalam Kabinet maupun memimpin Perusahaan BUMN. Tanpa beliau (Rachmad Gobel) Saya mungkin hanyalah seorang Karyawan Boeing, tempat dimana Saya akan bekerja setelah Pensiun dari IPTN,” ungkap Jusman.

Jusman menjelaskan, pertemuannya dengan Rachmad Gobel diawali waktu berkunjung ke ITB, dan menawarkan bergabung di Organisasi Kadin. Mendapatkan posisi Wakil Ketua, Rachmad dan Jusman membahas tentang Rencana Besar arah Industri Indonesia Tahun 2020 dan 2030.

“Saya tertarik bekerja sama dengan Rachmad Gobel karena, Ia terbuka dan bekerja untuk Indonesia tanpa pamrih. Saya dan Faisal Basri sering berdiskusi dan merasa iri dengan semangatnya pak Rachmad yang muda saat itu umur 26 Tahun dan Kami merasa iri dengan kelebihan yang dimilikinya” tutur Jusman.

Sebelum bergabung di Yayasan Matsushita Gobel  Jusman pernah mendapat tugas diantaranya sebagai :

  1. Anggota Tim Advanced Penjajakan Kemampuan Teknologi Pesawat Tempur MIG29 dan Sukhoi Su-27 Rusia pada Tahun 1997.

  2. Pemimpin Tim Perancangan Mobil Maleo di Australia dan Penjajakan Kemungkinan Pembangunan Fasilitas Perakitan Akhir Pesawat N-250 di Mobile, Alabama Amerika Serikat.

  3. Pada 17 Agustus 1995, Jusman Syafii Djamal dianugerahi Bintang Jasa Nararya oleh Presiden Soeharto.

  4. Direktur Sistem Senjata Sistem Hankam & Helikopter (HDS3) Tahun 1996-1998

  5. Direktur Utama IPTN untuk menjadi Direktur Sumber Daya Manusia selama setahun 5 Bulan, bersamaan dengan pemberian tugas oleh Meneg BUMN saat itu Tanri Abeng untuk menjadi Ketua Tim Implementasi Restrukturisasi PT. IPTN.

  6. Direktur Utama Dirgantara Indonesia hingga 2002. Ia pensiun dini dari PT Dirgantara Indonesia pada Tahun 2003

Kemudian Ia bergabung dengan Matsushita Gobel Foundation Jusman mendapat kepercayaan sebagai berikut :

  1. Tim Nasional Evaluasi Keselamatan dan Keamanan Transportasi (TimNas EKKT) yang dipimpin oleh Marsekal (P) Chappy Hakim Tahun 2007

  2. Menteri Perhubungan Kabinet Indonesia Bersatu jilid I, menggantikan Ir. Hatta Radjasa.

  3. Komisaris Utama PT. Telkom Indonesia 2011

  4. Komisaris Utama Garuda Indonesia

  5. Menerima gelar Profesor dari Zhejiang University of Science and Technology China.

Laporan: Jaringan SMSI Gorontalo
Editor: Syahrir

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini