oleh

Kadis Kesehatan Tak Hadiri Undangan Dewan Kota, Darmawan Duming “Geram”

LINTAS DEKOT (LIGO) – H. Darmawan Duming, Anggota Komisi A Dewan Kota ini ‘geram’ dengan tidak hadirnya Kepala Dinas Kesehatan Kota Gorontalo, Dr. Nur Albar pada Pembahasan Rancangan APBD Kota Gorontalo tahun 2019.

Dimana pada pembahasan yang dilaksanakan di Aula I DPRD Kota, Selasa (06/11), Komisi A mengundang Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Gorontalo, Inspektur Kota Gorontalo, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan, Kepala Badan Kesbangpol, Direktur RSUD Aloei Saboe, Kepala Dinas Kesehatan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan KB, Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan UKM, Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Dukcapil, Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga, Kepala Satpol PP, Kepala RS Otanaha, Kepala Bagian Pemerintahan Setda, Kepala Bagian Humas dan Protokoler, Kepala Bagian Hukum, Kepala Bagian Administrasi dan Kesra, Kepala Bagian Ortala Setda dan Camat se-Kota Gorontalo guna pembahasan anggaran belanja yang ada setiap SKPD.

Namun dalam pembahasan yang sangat penting itu, dari semua Instansi yang diundang hanya Dinas Kesehatan-lah yang tidak mengutus satu orangpun aparatnya. Sontak hal itu membuat Darmawan Duming “geram” dan menilai Dinas Kesehatan tidak menghargai undangan DPRD yang sudah disampaikan.

Ditengah pembahasan, Darmawan Duming langsung meminta Sekretariat Dewan Kota mengundang langsung Dinas Kesehatan untuk hadir pada pembahasan yang sangat penting itu. Bukannya Kepala Dinas Kesehatan yang datang, tetapi mewakilkan Sekretarisnya Triyanti Honuwo.

Hadirnya Sriyanti Hunowu masih membuat Darmawan Duming tidak puas, sebab kata Darwaman ada banyak hal yang ditanyakan langsung kepada Kepala Dinas Dr. Nur Albar terkait pelayanan dan anggaran belanja langsung dan belanja tidak langsung yang ada di Dinas Kesehatan Kota Gorontalo.

“Sebagai anggota DPRD, representasi masyarakat, saya menilai Dinas Kesehatan Kota tidak siap dalam menyampaikan rencana kerja dan anggaran untuk tahun 2019, karena Ibu sekretaris itu tidak membawa dokumen lengkap yang dimintakan,” tegas Darmawan.

Darmawan juga menyebut Kadis Kesehatan tidak Gentle, sebab sudah beberapa kali diundang tapi tidak pernah Hadir dan “banyak alasan”. Darmawan juga mengatakan dengan tegas, Kadis Kesehatan “Jangan Munafik” dan “Bermuka dua” terkait masalah perselisihan pendapat antara Kepala Dinas dan Bawahannya.

“Kepala Dinas jangan ‘munafik’ dan ‘bermuka dua’ terkait persoalan yang ada di Dinas Kesehatan antara Kadis dan bawahannya hanya karena perselisihan pendapat. Oleh karenanya kami DPRD mencoba, dan kami sudah melaksanakan rapat, baik itu Rapat Komisi A dan rapat gabungan Komisi. Dari kedua rapat itu hasil kesimpulannya jelas, yang pertama meminta Kepala Dinas sesegera mungkin melakukan rekonsiliasi, dan yang kedua apabila rekonsiliasi tidak tercapai Kami meminta Walikota untuk mencopot Kepala Dinas, dan yang ketiga meminta seluruh ASN di Dinas Kesehatan agar pelayanan tidak terganggu hanya karena ada perselisihan antara Kepala Dinas dan Bawahannya,” terang Darmawan.

Hari ini Darmawan “ngotot” agar Kadis Kesehatan hadir agar persoalan yang ada tuntas, dan mengukur seluruh program di Dinas Kesehatan berjalan atau tidak.

“Tuntasnya dimana..? kami ingin mengukur apakah program mereka terlaksana dengan baik atau tidak. Kalau terlaksana dengan baik konsekuensinya anggaran untuk 2019 kita pertahankan atau ditingkatkan, kalau tidak terlaksana dengan baik maka pertanyaan saya ada apa dengan Dinas Kesehatan,,,?” imbuhya.

Kedepan Darmawan Duming meminta Ketua DPRD Kota Gorontalo agar melalukan pemanggilan khusus Dinas Kesehatan Kota, terkait persoalan yang terjadi di Dinas Kesehatan.

Rapat Pembahasan Rancangan APBD 2019 oleh Komisi A DPRD Kota Gorontalo bersama SKPD Kota Gorontalo. Selasa (06/11)

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Triyanti Hunowu menuturkan tidak hadirnya Kadis karena pihaknya tidak mendapatkan undangan.

“Ketidakhadiran Kadis karena memang hari ini kami tidak menerima Undangan dan juga diwaktu yang sama, Kadis mengikuti pertemuan bersama Sekretaris Daerah, terkait persiapan Kota Sehat,” tutur Triyanti.

Sriyanti membantah bahwa Pihaknya tidak siap dalam pembahasan rencana kerja anggaran ini.

“Kami siap dengan data-data, hanya saja data yang kami bawa itu sesuai informasi telepon yang disampaikan kepada kami bahwa data yang dibawa itu hanya khusus untuk Rencana Kerja Anggaran yang belanja langsung, dan belanja yang tidak langsung itu kami tidak bawa tapi kami punya catatan-catatan hanya tidak diberi kesempatan,” terang Triyanti Hunowu.

Laporan: Najid Lasale
Editor: Arlan

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini