oleh

Komisi C Dewan Kota Temukan Kejanggalan Pembangunan Saluran Air Kota Gorontalo

LINTAS KOTA (LIGO) – Anggota Komisi C DPRD Kota Gorontalo, Syamsudin Usman, Jemmy Mamangkey dan Onis Jafar pantau langsung Proyek Pengerjaan Saluran Air dan Duicker di 3 lokasi di Kota Gorontalo. Rabu (05/12).

Tiga lokasi tersebut antara lain, Jalan Sam Ratulangi, Kelurahan Limba U I, Kecamatan Kota Selatan, Jalan 23 Januari Kelurahan Ipilo dan jalan Pangeran Hidayat 2, Kelurahan Pulubala Kota Tengah.

Lokasi Pertama yang dikunjungi adalah Lokasi Pengerjaan Saluran Air dan Duicker di Jalan Sam Ratulangi. Hasilnya dalam kunjungan itu, Komisi C mendapati kondisi Saluran Air yang di bangun belum juga selesai. Padahal kata Jemy Mamangkey, Waktu Pengerjaannya hanya sampai pada akhir Desember 2018.

“Kami meminta kepada Dinas PU untuk mempercepat pengerjaan Saluran Air ini. Karena Anggaran yang sudah dianggarkan itu hanya akhir Desember. Sehingga dikhawtairkan Anggarannya akan mubazir,” ujar Jemy Mamangkey, Aleg Partai Demokrat.

Proyek pembangunan ini membutuhkan Anggaran 828 Juta 567 Ribu 366 Rupiah, dengan Waktu Pelaksanaan 80 Hari Kalender.

Proyek Pengerjaan Saluran Air Kota Gorontalo

Sementara pada Kunjungan di Lokasi Kedua di Jalan 23 Januari, Komisi C mendapati Pengerjaan Saluran Air yang dinilai tidak sesuai Perencanaan. Pasalnya mereka mendapati sebagian Saluran Air yang buat, pekerja hanya menambah Volume Saluran Air di atas Saluran Air yang sebelumnya. Padahal menurut Komisi C, seharusnya Saluran Air yang lama itu di bongkar, bukannya di tambah.

“Ini Volume Ketingian Saluran Airnya hanya ditambah dari Saluran Air yang sebelumnya, ini juga sebagian tidak diperlebar. Ini kenapa hanya sebagian yang diperlebar. Ini Bongkar..! harus diperlebar ,” ungkap Tegas Syamsudin Usman yang geram pada Petugas Lapangan Dinas PU

Terkait Pengerjaan Proyek di Jalan 23 Januari yang dinilai tidak sesuai Perencanaan ini, Onis Jafar mengatakan terkesan Pembangunan ini hanya menambah Volume Saluran Air yang hanya ditambahkan di atas Saluran Air yang lama.

“Setelah kami Koordinasi dengan Bidang Teknis dari Dinas PU, mereka mengatakan hanya menghitung berdasarkan Volume,” terang Onis Jafar.

Onis Jafar mengakui selama ini rata-rata proses Pembangunan Infrastruktur, Perencanaannya tidak matang.

“Rata-rata Perencanaannya kurang matang dan itu kami Komisi C selalu sampaikan kepada Dinas PU, untuk membuat Perencanaan yang matang,” imbuhnya.

Proyek Pembangunan ini membutuhkan Anggaran, 149 Juta 105 Ribu Rupiah.

Proyek Pengerjaan Saluran Air Kota Gorontalo

Pada kunjungannya di Lokasi Ketiga di Jalan Pangeran Hidayat 2, Komisi mendapati Pengerjaan Saluran Air berjalan dengan baik. Proyek ini membutuhkan Anggaran 150 Juta Rupiah.

Laporan: Najid Lasale
Editor: Arlan

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini