oleh

Komisi C DPRD Kota Gorontalo Pantau Realisasi DAK RSAS

LINTAS KOTA (LIGO) – Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Gorontalo, Selasa (21/08/2018) melakukan pantauan realisasi pengadaan alat kesehatan (ALKES) di Rumah Sakit Aloei Saboe (RSAS) yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Tahun 2018 ini, pengadaan alkes melalui DAK di RSAS sebesar 42 Miliyar Rupiah.

“Kunjungan Komisi C hari ini adalah untuk memastikan alat-alat kesehatan yang dibiayai dari anggaran DAK, apa sudah ada atau belum di Rumah Sakit Aloei Saboe. Alhamdulillah kami menyaksikan langsung sebagian besar alkes sudah ada disini,” tutur Ketua Komisi C DPRD Kota Gorontalo Hais K. Nusi.

Sebagai Rumah Sakit rujukan, Komisi C menilai fasilitas pelayanan kesehatan di RSAS perlu untuk dilengkapi demi memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan. Bahkan untuk memastikan alat kesehatan berfungsi, Ketua Komisi C Hais K. Nusi mencoba langsung salah satu alat kesehatan yang baru saja di adakan di RSAS yakni alat USG Mata yang berfungsi mendeteksi masalah pada mata.

“Pengadaan ini sangat penting karena Rumah Sakit ini adalah rumah sakit rujukan yang kita harapkan bisa melayani seluruh masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan. Tentu kuncinya adalah bagaimana memaksimalkan alat kesehatan yang ada,”  tutur Hais Nusi.

Dari 42 Miliyar Rupiah pengadaan alkes, RSAS sudah merealisasikan 92 persen DAK untuk alat kesehtan, dan sisanya masih dalam proses pengadaan.

Dari hasil pantaun komisi C, alat kesehatan yang sudah terealisasi diantaranya tempat tidur, bedside cabinet (Lemari pasien), may table (Meja makan), CT Scan (Mesin pemindai berbentuk lingkaran besar), Magnetc resonance Imaging/MRI (Alat kesehatan yang menggunakan rensonasi magnetic), Pasien Monitor, USG Mata, USG kebidanan, Impus Pump, Syring Pump (Alat pemberi cairan obat-obatan) dan saction pump (Alat penghisap cairan tubuh manusia).

Komisi C Saat Berkunjung Ke RSAS

“Kita bersyukur sudah 92 persen alat kesehatan yang sudah ada di RSAS yang di danai dengan dana DAK. Selain pengadaan alat kesehatan ini, alat kesehatan yang sudah tidak berfungsi itu juga sudah diganti. Kita melayani masyarakat yang butuh dilayani dengan alat yang normal dan berfungsi yang sesuai standar,”  pungkas Hais K. Nusi.

Laporan : Najid Lasale
Editor : Bayu Supratna

Komentar

Berikan Komentar Anda