oleh

Konsep Futuristik Rachmad Gobel Untuk Waduk Bone Ulu

LINTAS BONEBOL (LIGO) – Pembangunan Waduk Bone Ulu di Kabupaten Bone Bolango akan memberikan dampak luar biasa bagi masyarakat secara menyeluruh. Waduk nantinya dapat difungsikan sebagai Pengairan Sawah Petani, bisa menjadi Objek Wisata Baru dan bahkan memberi Lapangan Kerja Baru bagi masyarakat.

Kemudahan mengelola potensi Desa telah diatur dalam Undang-Undang Nomor  6 Tahun 2014 Tentang Desa. Aturan ini pun dibenarkan Utusan Presiden RI untuk Pemerintah Jepang, Rachmad Gobel. Dikatakannya, konsep Pembangunan Waduk, bukan hanya sebatas konsep Perencanaan Berdimensi Teknis semata, melainkan bersifat lebih komprehensif, dan mengintegrasikan kebutuhan seluruh aspek.

Baik aspek ekonomi, sosial dan lingkungan hidup. Oleh karena itu, segala hal yang berkaitan dengan manfaat yang ditimbulkan oleh Pembangunan Waduk itu dimasa yang akan datang telah dihitung dengan sebaiknya-baiknya oleh Pemerintah.

Sementara itu Rachmad memperjelas rumor tentang dampak dari pembangunan Waduk Bone Ulu, itu sudah selesai dikaji berbagai pihak yang ahli dibidang tersebut.

“Tujuan pemerintah untuk membangun Waduk tersebut adalah untuk Menjawab Kebutuhan Generasi Kita, dalam hal menjawab tantangan permasalahan Gorontalo kini dan dimasa yang akan datang,”kata Rachmad Gobel (23/2/19).

Salah satu dampak positif yang akan dihadirkan oleh Pembangunan Waduk itu, adalah keberadaan kawasan Pemukiman Baru, yang tertata dengan baik dan rapih.

Selain itu, Sarana dan Infrastruktur penunjang kebutuhan Masyarakat berupa Sekolah, Puskesmas, dan Pasar menjadi bagian yang telah direncanakan untuk diadakan pada Kawasan Pemukiman yang dialokasikan bagi Masyarakat Terdampak.

“Sudah pasti, dalam hal Relokasi Masyarakat terkena dampak, Pemerintah telah memikirkan konsep pembangunan kawasan pemukiman yang baru untuk masyarakat terdampak,” kata Rachmad Gobel yang pernah menjabat Menteri Perdangangan RI.

Laporan: Jaringan Berita SMSI
Editor: Alan Pakaya

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini