oleh

Koperasi Kurang Diminati Generasi Milenial, Ini Cara Jitu Menurut Ketua Koperasi Kosika “Ponuwa” UNG

LINTAS EKONOMI (LIGO) – Saat ini koperasi di Indonesia tidak lagi diminati oleh masyarakat luas apalagi masyarkat generasi milenial. Hal ini sangat dikhawatirkan berbagai kalangan pelaku koperasi di Gorontalo, yang menilai bahwa koperasi perlu untuk dikembangkan.

Berangkat dari kerisauan itu, Ketua Koperasi Kosika “Ponuwa” Universitas Negeri Gorontalo (UNG) yang juga Dosen di Fakultas Ekonomi Hais Dama menyampaikan perlu untuk membangkitkan kembali koperasi yang saat ini sangat kurang diminati masyarakat. Menurut Hais, meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) perkoperasian di Provinsi Gorontalo dapat dilakukan melalui pembelajaran dan pembinaan tentang koperasi.

Berangkat dari keprihatinan dimana posisi koperasi yang kurang disukai masyarakat generasi saat ini, Hais Dama berinisiatif untuk membuat sebuah lab perkoperasian di Fakultas Ekonomi (FEKON) Universitas Negeri Gorantalo (UNG), sebagai bentuk pemulihan SDM koperasi yang ada di Provinsi Gorontalo.

Menurutnya perguruan tinggi saat ini tidak lagi mengajarkan manajemen perkoperasian. Contohnya di UNG, awalnya pembelajaran ini ada pada tahun 2000 sampai 2008, tetapi di tahun 2009 mata kuliah ini sudah tidak lagi diajarkan.

“Kedepan ini dalam rangka peningkatan SDM koperasi itu saya akan membentuk laboratorium perkoperasian di kampus UNG. Muda-mudahan bisa terealisasi dan disetujui nantinya,” tutur Hais.

Hais menjelaskan, melalui laboratorium Perkoperasian ini akan ada pembinaan dan pembelajaran bagi kalangan pemuda, mahasiswa dan juga pengurus-pengurus koperasi bagaimana membentuk dan mengelola koperasi yang baik.

“Nanti di Lab koperasi ini, semua kalangan baik itu Pemuda, Mahasiswa dan pelaku Koperasi bisa bersama-sama dalam mengikuti proses bagaimana menjadikan koperasi sebagai lembaga yang harus kita cintai dan tetap terus dijaga,” tukas Hais.

Hais mengharapkan, dalam arus perkembangan koperasi dan SDM koperasi harus menyesuaikan dengan perkembangan teknologi saat ini.

“Jaman sekarang orang suka dengan pelayanan serba cepat. Koperasi harus bisa ikut perkembangan zaman, informasi teknologi itu harus bisa di koperasi. terutama oleh SDM Kalo tidak punya SDM yang kuat ini tidak akan jalan,” tutup Hais

Laporan : Iyas
Editor : Ang

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini