oleh

KPU Kota Gorontalo Coret Caleg, Remi Ontalu Tempuh Jalur Hukum

LINTAS PERISTIWA (LIGO) – Pencoretan Calon Anggota Legislatif, Remi S. Ontalu oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Gorontalo bakal berbuntut panjang. Melalui Kuasa Hukumnya DR. Duke Arie Widakdo, SH., MH., CLA dan Mohamad Fahmid Noho, SH dari Rumah Bantuan Hukum Rachmad Gobel, melayangkan Somasi kepada KPU Kota Gorontalo.

Keputusan Pencoretan itu tertuang dalam SK KPU dengan Nomor Surat : 34/PL.01.4-Kpt/7571/KPU-Kot/II/2019 Tentang Perubahan Kedua Penetapan Daftar Calon Tetap Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Gorontalo tertanggal 22 Februari 2019.

Kuasa Hukum Remi S Ontalu, telah mengkaji Keputusan Pengadilan Negeri Gorontalo Nomor : 8/Pid.sis/2019/PN Gtlo dan Putusan Pengadilan Tinggi Nomor : 3/Pid.sus/2019/PT.GTO Tentang Perkara Tindak Pidana Pemilu atas nama Remi S. Ontalu, terbukti melakukan Pelanggaran Pasal 251 junto Pasal 280 atau 1 huruf J UU Nomor 7 tahun 2017.

Berdasarkan hasil kajian hukum itu, Menurut Duke Arie, tidak disebutkan Pasal 284 UU Nomor 7 tahun 2017, dalam Putusan Pengadilan. Sementara Dirinya menilai, Keputusan Pengadian yang telah berkekuatan Hukum tetap sebagaimana dimaksud dalam Pasal 280 dan Pasal 284 untuk menjadi dasar KPU Kota Gorontalo melakukan Pencoretan terhadap kliennya bukan bersifat Alternatif.

“Keputusan Pengadilan Negeri Gorontalo dan Keputusan Pengadilan Tinggi Gorontalo hanya memutuskan Kepada klain kami dengan terbukti Melanggar Pasal 280, tidak pernah memutuskan Pasal 284. Sehingga dalam Pencoretan yang dilakukan oleh KPU Kota Gorontalo merupakan sebuah Perbuatan Melawan Hukum yang berakibat Cacat Hukum,” tegas Duke Arie dalam Konferensi Pers (4/3/19).

Pihaknya, memberi kesempatan kepada KPU Kota Gorontalo untuk memperbaiki kembali Keputusan tersebut. Duke menyatakan, jika dalam waktu 3 x 24 Jam tidak memperbaiki Keputusan Pencoretan itu, akan menempuh jalur hukum dan menuntut Ganti Rugi senilai 5 Milyar Rupiah.

Menurut pihak Remi S Ontalu, pada waktu Oknum itu, menyatakan bahwa dalam Perkara ini, jika Terdakwa diputus Hukuman Percobaan (tidak ditahan), maka Terdakwa tidak akan dicoret dari DCT Anggota DPRD Kota Gorontalo.

Disamping itu, Remi S. Ontalu mengaku, Optimis jika Proses ini berjalan dengan baik, maka Dirinya bakal Terdaftar kembali sebagai Calon Anggota DPRD Kota Gorontalo.

“Sampai kapan pun Saya Optimis atas kebenaran ini dan Saya akan masuk lagi dalam Daftar Calon Tetap sebagai Anggota DPRD Kota Gorontalo untuk Pemilu 2019 ini,” katanya.

Gugatan ini pun, berimbas pada Laporan yang bakal dilakukan melalui Kepolisian Daerah adanya Kesaksian Palsu di Persidangan sebagaimana pasal 242 KUHP yang dilakukan oleh salah satu Komisioner KPU Kota Gorontalo yang saat itu bertindak sebagai Saksi dalam Perkara Tindak Pidana Pemilu atas Nama Terdakwa Remi S. Ontalu.

Sementara itu, Sukrin Taib Ketua KPU Kota Gorontalo saat dikonfirmasi Media Jaringan SMSI akui akan mempelajari dan mengkaji Somasi yang dilayangkan pihak Remi S. Ontalu.

“Akan kita pelajari dan kaji, terus kita akan konsultasikan,” terang Sukrin .

Laporan: Jaringan SMSI Gorontalo
Editor: Syahrir

Komentar

Berikan Komentar Anda