oleh

Manajemen Dinilai “Kurang Sehat”, Begini Langkah Pemda Boalemo Benahi PDAM

LINTAS BOALEMO (LIGO) – Temui Pemerintah Boalemo, Tim Kementerian PUPR, Badan Peningkatan Penyelengaraan Sistem Penyediaan Air Bersih (BPP SPAM) paparkan  kondisi PDAM Di Kabupaten Boalemo yang dinilai Kurang Sehat. Rabu (20/02) Ruangan Vicon Kantor Bupati.

Kepala Bagian BPP SPAM, Ir. Hosen Utama, di hadapan Wakil Bupati Anas Yusuf dan Kepala SOPD terkait, sampaikan bahwa keadaan PDAM di Boalemo dalam status Kurang Sehat, dimana yang menjadi faktor permasalahan adanya Belanja Pegawai cukup besar.

“Hasil pemeriksaan BPP SPAM pada PDAM Boalemo menujukkan Penyusutan Aset mencapai Rp. 2.884.558.729 atau, 39,3 % sedang Belanja Pegawai mencapai Rp. 2.412.473.407, atau 32, 8%. Dengan maksimal Pegawai 8 Orang per 1000 Pelanggan,” paparnya.

Untuk menanggulangi melonjaknya jumlah Pegawai tersebut, Husen menawarkan solusi untuk mengurangi jumlah Pegawai PDAM Boalemo.

“Dua alternatif yang bisa diambil, pertama melakukan PHK, jika tidak melakukan PHK maka harus menambah saluran Pelanggan Baru, dengan maksimal 8 Pegawai untuk 1000 Pelanggan,” ungkap Husen.

Menanggapi permasalahan tersebut, Anas Yusuf mewakili Bupati Darwis Moridu, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Boalemo akan secepatnya menindaklanjuti hasil pemeriksaan Tim Kementerian PUPR, untuk melakukan pembenahan di PDAM Boalemo.

“Permasalahan yang ada, akan secepatnya Kami laporkan sama Pak Bupati, sehingga ada langkah-langkah dalam mengatasi permasalahan di PDAM, sehingganya kedepan tidak ada lagi masalah seperti ini” ungkap Anas Yusuf.

Sementara itu Hisam Tambiyo selaku Plt Direktur PDAM Boalemo juga menyampaikan, meskipun baru 7 Bulan menjabat sebagai Pelaksana Tugas, Dia telah melakukan berbagai langkah dan usaha dalam menyelesaikan hal apa saja yang menjadi inti permasalahan di PDAM.

“Adanya kendala di PDAM Boalemo, salah satunya belum ada kesadaran secara penuh dari Warga untuk membayar tagihan Penggunaan Air Bersih,” ungkap Hisam Tambiyo.

Laporan: Mukrin Laete
Editor: Arlan

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini