oleh

May Day, Buruh Tuntut Upah UMR, Nelson : Buruh Dan Pengusaha Harus Berkolaborasi

LINTAS LIMBOTO (LIGO) – Peringatan Hari Buruh 01 Mei ( May day) yang diperingati setiap tahun ini, banyak mengisahkan penderitaan Buruh yang umumnya mendapatkan upah  tidak layak dari Perusahaan tempat dia bekerja.

Seperti halnya di Daerah lainnya, di Gorontalo pun masalah upah Buruh masih menjadi tuntutan utama Buruh yang selalu di suarakan setiap 01 Mei.

Melihat persoalan ini, Bupati Nelson Pomalingo mengatakan ada beberapa hal yang harus di lakukan baik oleh Buruh, Perusahaan, serta Pemerintah dalam menyelesaikan persolahan upah Buruh.

“Harus ada kolaborasi antara Buruh dan Pengusaha, di sisi lain Buruh juga harus meningkatkan kualitasnya di sisi lain Perusahaan juga tidak bisa memberikan gaji di bawah Upah Minimum Regional,”kata Nelson, ketika di mintai tanggapan masih banyaknya Buruh mendapatkan upah yang tidak sesuai di Gorontalo. Rabu (01/05).

Namun Nelson Pomalingo juga mengakui di Kabupaten Gorontalo masih ada Buruh yang mendapatkan upah yang belum sesuai Upah Minimum Regional (UMR). Alasannya ungkap Nelson, Perusahaan menetapkan upah Buruh tergantung Sumber Daya Manusia Buruh tersebut.

“Oleh karena itu Saya sering mengatakan kepada Buruh, tingkatkan produktifitas agar upah juga meningkat. Tapi Saya juga selalu ingatkan Perusahaan agar memperhatikan hak-hak Buruh. Hak-hak tersebut bukan hanya bicara upah tetapi juga soal kesehatannya,”terang Neslon

Pada kesempatan itu ,Nelson juga mengingatkan Perusahaan yang belum memberlakukan UMR kepada Buruh, apabila Dirinya mendapatkan laporan soal itu, Pemerintah Kabupaten Gorontalo akan melakukan pemanggilan terhadap Perusahaan tersebut.

Laporan : Najid Lasale
Editor : Syahrir

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini