oleh

Nelson Jawab Tudingan Agenda Politik Dalam Program Nomaden

LINTAS LIMBOTO (LIGO) – Layaknya manusia Nomaden yang berpindah-pindah tempat, Pemerintah Kabupaten Gorontalo saat ini tengah menjalankan program nomaden atau berpindah dan berkantor dari desa ke desa yang tujuannya tidak lain adalah untuk menyerap aspirasi dan memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.

Sejak Jum’at hingga Sabtu pekan kemarin jadi langkah perdana Bupati Gorontalo, Prof. Nelson Pomalingo memboyong jajarannya ke Desa-Desa yang ada di Kecamatan Asparaga, memberikan pelayanan dan mendengar masukan dari warga Asparaga ihwal pembangunan yang harus dilakukan pemerintah di Desa yang ada di Kecamatan Asparaga.

Meskipun program nomaden ini memiliki dampak yang baik, namun masih saja ada pihak yang menuding Bupati Nelson menjadikan program tersebut untuk agenda Pilkada Kabupaten Gorontalo kedepan.

Tak ingin mengomentari tudingan itu, Nelson mengatakan bahwa saat ini dirinya tengah fokus kerja dan fokus Nyata Dalam Pembangunan (NDP).

“Saya selalu mengatakan politik itu terakhir, politik itu output, yang paling utama adalah pembangunan yang kita lakukan adalah mengevaluasi pembangunan, bukan evaluasi politik,” ungkap Nelson, Selasa (10/09).

Tak menolak tafsiran program nomaden dijadikan agenda Politik, Nelson malah mengatakan pihak yang menyebut itu memiliki kebebasan untuk menafsirkan. Tapi yang paling utama kata Nelson tujuannya bukan pada agenda politik, melainkan adalah memberikan pelayanan sekaligus mengevaluasi program pemerintah desa.

“Silahkan saja menafsirkan, kita tidak bisa bilang dia salah, silahkan saja,” tegas Nelson.

Nelson juga memberikan alasan mengapa ia memboyong SKPD untuk turun ke Desa-Desa. Selain memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, Nelson menilai selama ini masih banyak kekurangan pada pelaksanaan program yang ada di Desa, sehingga perlu di evaluasi.

Disamping itu Nelson juga menanggapi soal program Nomaden yang disebut sama seperti program pemerintah Kabupaten Gorontalo yang sebelumnya, yakni program Government Mobile (GM). Tidak menapik, Nelson justru menyampaikan antara program Nomaden dan program GM memang memiliki kesamaan, yang tidak lain tujuannya adalah pelayanan.

“Mungkin sebelumnya hanya lebih banyak pada pelayanan, tapi saat ini yang kami lakukan bukan hanya pelayanan tetapi juga bagaimana mengevaluasi dan menyerap aspirasi,” jelas Nelson yang menegaskan bahwa program Nomaden adalah program yang ditingkatkan dari program pemerintah sebelumnya. (B01)

Editor: Najid

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini