oleh

Nelson Warning Peredaran Miras, Satpol-PP Akui Sulit Mengungkap

KABGOR (LIGO) – Berbagai persoalan sosial di Kabupaten Gorontalo, mulai dari peredaran Minuman Keras, maraknya Anak Remaja menggunakan Lem dan Kos-Kosan yang sudah disalahgunakan menjadi masalah yang terus diseriusi oleh Pemerintah Daerah.

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo tak ingin masalah sosial tersebut terus terjadi di Kabupaten Gorontalo. Karena itu, melalui Rapat Koordinasi Pimpinan Kecamatan, bersama Kepolisian serta TNI, Pemerintah Daerah berkoordinasi untuk menyelesaikan masalah sosial tersebut.

Bagi masyarakat yang masih nekat menjual Miras, Nelson telah mewanti-wanti. Dengan tegas dalam Rapat di Ruang Madani itu, Kamis (03/10), Nelson mengatakan tidak ingin men-tolerir. Sebab akibat Miras ini kata Nelson akan menyebabkan masalah baru. Baik Gangguan Keamanan, hingga Kekerasan Dalam Rumah Tangga merupakan penyebab yang dipicu oleh minuman keras.

“Miras dan Judi ini masih ada. Ini penyakit sosial yang tidak ingin Kita tolerir,” tegas Nelson.

Sementara itu, bagi Anak Remaja yang menyalahgunakan Lem untuk mabuk-mabukan Nelson meminta Orang Tua agar senantiasa mengawasi dan memberikan pemahaman kepada anak-anaknya.

Nelson juga menyentil Kos-Kosan yang marak disalahgunakan. Nelson kepada Satuan Polisi Pamong Praja dalam Rapat Pimpinan itu memerintahkan dengan tegas untuk melakukan Penertiban.

“Kos-Kosan yang dirubah dan dialih fungsinya ini harus ditertibkan, Demikian pula, Hewan Lepas. Penertiban Hewan Lepas harus segera ditindaklanjuti serta ditertibkan,” tegas Nelson kepada Satpol PP.

Kepala Satpol PP, Udin Pango akui sulit mengungkap peredaran Miras

Sementara dalam kesempatan yang sama Kepala Satpol PP, Udin Pango melaporkan saat ini pihaknya masih sering menemui Peredaran Minuman Keras di Kabupaten Gorontalo.

“Persoalan Miras ini terus Kita upayakan melakukan Razia terhadap Penjual Miras. Kita Sabtu malam kemarin sempat melakukan Razia di wilayah Boliyohuto dan menemukan barang bukti Miras dan sementara dalam Tahap Pemberkasan,”ungkap Udin Pango.

Maraknya Miras tersebut, kata Udin Pango karena Kabupaten Gorontalo menjadi daerah transit Miras dari daerah lain. Meskipun pihaknya mengetahui proses Peredaran ini, namun Udin Pango akui sulit untuk mengungkapnya.

Sehingga dengan menjalin Koordinasi bersama aparat Kepolisian dan TNI, Pemerintah Kabupaten Gorontalo bekerja sama memberantas masuk dan beredarnya Miras di Kabupaten Gorontalo. (*B02).

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini