oleh

Pakaya Tower, Konsep Pariwisata Negara Maju

LINTAS PARIWISATA (LIGO) – Provinsi Gorontalo merupakan salah satu wilayah di Pulau Sulawesi yang memiliki Potensi Pariwisata untuk dikembangkan. Namun sayang hal itu belum sepenuhnya dimanfaatkan.

Bahkan Gorontalo juga dikenal sebagai “Paris Van Celebes” karena memiliki Menara yang mirip Menara Eiffel di Paris Perancis.

Melihat Menara Limboto yang kini dikenal dengan nama Pakaya Tower yang memiliki potensi mendatangkan Wisatawan, Direktur Utama, PT. Gobel International, Rachmad Gobel yang merupakan Putra Daerah Gorontalo itu merasa terpanggil untuk memperindah Pakaya Tower yang nantinya diharapkan hal itu dapat menumbuhkan Ekonomi Masyarakat sekitar.

Akhirnya pada 2018 lalu, Rachmad Gobel bersama Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo  bekerjasama membenahi Pakaya Tower agar memiliki nilai jual yang dapat mendatangkan Pariwisata ke Gorontalo.

CBD, Rum Pagau, David Bobihoe, Rahmat Gobel, Bupati Nelson, Fadel Muhamad dan Rustam Akili saat me-Launching Lighting Pakaya Tower. (foto: hms/irfan)

Hasilnya pada Pesta Penyambutan Tahun Baru 2019 lalu, Pakaya Tower makin indah dengan dipasangnya 15 Ribu Watt Lighting LED. Dan uniknya Lampu tersebut tanpa menggunakan Listrik PLN. Tak hanya sebatas itu, hingga kini Pakaya Tower lebih diperindah agar makin menarik Wisatawan ke Provinsi Gorontalo.

Kepada Jaringan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Rachmad Gobel mengatakan selain 3 Potensi (Pertanian, Peternakan dan Perikanan) yang dimiliki Gorontalo, Potensi Pariwisata juga perlu di dorong. Karena nantinya bila dikembangkan Pariwisata akan mendatangkan Multi Effect bagi Daerah.

Rachmad juga mengakui ditengah upayanya untuk mendorong Pariwisata dengan memperindah Pakaya Tower yang merupakan salah satu Ikon Provinsi Gorontalo itu, ada saja pihak yang nyinyir (tidak suka) dengan usahanya itu.

“Selama apa yang Saya buat untuk Gorontalo itu Masyarakat suka, yah.. Saya tidak peduli dengan apa yang Orang Lain katakan. Masa Pakaya Tower saya beri Lighting, saya dibilang membuat Pohon Terang, ah biarin aja itu tandanya Orang Tak Mampu,” ungkap Rachmad menyindir.

Tampak Pakaya Tower yang dipercantik dengan Lampu LED oleh Rachmad Gobel lewat PT. Panasonic Gobel Indonesia. (foto: WAG Kahmi/Rahmat)

Padahal kata Racmad, dengan diperindahnya Pakaya Tower akan berdampak pada Ekonomi Masyarakat sekitar.

“Lihat saja, pasti kedepan Kita akan Tata dan Kita siapkan modal bagi pelaku UMKM yang ada disekitaran Pakaya Tower,” tandasnya.

Sementara itu menurut Kepala Dinas Dikbudpora dan Pariwisata Kabupaten Gorontalo Yusran Lapananda, SH., MH, menilai konsep Ligthing Pakaya Tower merupakan konsep Pariwisata yang banyak dikembangkan di Negara Maju.

“Konsep Lighting Pakaya Tower ini merupakan Pariwisata Buatan yang lebih banyak dikebambangkan di Negara Maju. Dan ini juga diterapkan juga di Kabupaten Gorontalo, dan sudah pasti hal ini akan berdampak pada Ekonomi Masyarakat dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah, dengan banyaknya Wisatawan yang datang berkunjung,”  terang Yusran Lapananda.

Laporan: Najid Lasale
Editor: Syahrir

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini