oleh

“Pasar Rabu” Pindah Lokasi, Kurangi Pendapatan Pedagang

LINTAS DEKOT (LIGO) – Pemindahan Lokasi Pasar Tradisional yang di kenal dengan nama Pasar Rabu dinilai mengurangi Pendapatan Masyarakat Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo. Hal itu disampaikan Warga kepada Aleg DPRD Kota Gorontalo Hardi Sidiki, saat Reses. Jum’at (21/12) Kecamatan Sipatana.

Keluhan itu langsung ditanggapi Hardi Sidiki yang mengatakan bahwa pemindahan Lokasi Pasar, di Pasar Rabu (Andalas), memang sangat mempengaruhi Pendapatan Warga, apalagi dalam pengakuan Warga yang merupakan Pedagang di Pasar tersebut, tidak ada Pemberitahuan terlebih dahulu dari Pemerintah akan memindahkan Lokasi Pasar.

“Keluhan ini akan Kami sampaikan ke Pemerintah Kota dan Kami akan mempertanyakan alasan Pemindahan Lokasi Pasar tersebut,” kata Hardi Sidiki.

Selain masalah Pasar, Warga Kelurahan Molosipat U, juga keluhkan Kebijakan Pemerintah Kelurahan yang mengeluarkan salah satu Warga dari Daftar Penerima Bantuan Beras untuk Masyarakat Miskin.

Masyarakat Kecamatan Sipatana hadiri Reses Aleg DPRD Kota Gorontalo Hardi Sidiki bersama Hais Karel Nusi

Dalam Reses tersebut yang juga dihadiri oleh Ketua Komisi C, Hais Karel Nuisi, Hardi Sidiki akan “memanggil” Lurah Kelurahan Molosipat U untuk datang ke DPRD dan akan pertanyakan alasan mengeluarkan Warga dari Penerima Beras Untuk Masyarakat Miskin.

“InsyaAllah Aspirasi yang Masyarakat Kota sampaikan ini akan Saya perjuangkan,” pungkas Hardi.

Laporan: Najid Lasale
Editor: Gilang

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini