oleh

Pemda Boalemo Risaukan Masalah Gender

LINTAS BOALEMO (LIGO) – Saat ini, Gender menjadi permasalahan yang muncul akibat kesenjangan atau ketimpangan yang berimplikasi adanya Deskriminasi terhadap salah satu pihak, baik perempuan,laki-laki, anak perempuan , anak laki- laki dan kelompok Disabilitas atau kelompok berkebutuhan khusus.

Permasalahn ini menjadi keriasaun Pemerintah Boalemo yang dikhawatirkan akan merugikan pihak-pihak tertentu. Karena itu melalui Penguatan Kapasitas Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender Tingkat Kabupaten Boalemo, permasalahan Gender di Boalemo diharapkan dapat teratasi.

“Permasalahan Gender juga bermula dari Relasi Gender yang timpang dan merugikan salah satu pihak, hal ini muncul dari tingkat terkecil yang kemudian meluas ketingkat yang lebih besar,” Ucap Sekda Husain Etango saat membuka Kegiatan Penguatan Kapasitas Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender Tingkat Kabupaten Boalemo, di Hotel Grand Amalia. Kamis (26/09).

Dirinya menerangkan, hasil Pembangunan harus dapat memastikan semua kelompok masyarakat diperlakukan secara adil. Maka tuntutan keadilan Gender dalam Pelaksanaan Pembangunan merupakan suatu proses untuk menganalisis data dan informasi secara sistematis tentang kondisi laki-laki dan perempuan.

“Saya mengharapkan kepada peserta agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya,” Harap Husain.

Pada kegiatan tersebut di hadiri Kadis Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ( DPPKBP3A)  Sutriyani Lumula  dan perwakilan OPD di Lingkungan Pemerintah  Daerah Kabupaten Boalemo.

Laporan: Mukrin Laete
Editor: Arlan

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini