oleh

Pemda Kabgor Kembali Hadirkan Investor Produk Kelapa

KABGOR – Harga Kelapa yang murah masih menjadi keluhan utama Petani Kelapa. Tidak hanya di Kabupaten Gorontalo, murahnya Harga Kelapa juga dikeluhkan Petani Kelapa di sejumlah daerah di Indonesia.

Menjawab keluhan tersebut, Bupati Kabupaten Gorontalo, Prof. Nelson Pomalingo yang juga menjabat sebagai Ketua Koalisi Pemerintah Kabupaten Penghasil Kelapa (KOPEK), terus mendorong Pemerintah Pusat untuk memikirkan nasib Petani Kelapa di Indonesia yang mengeluhkan murahnya Harga Kelapa.

Khusus di Kabupaten Gorontalo, untuk menjawab keluhan Petani Kelapa, Pemerintah Daerah tidak henti-hentinya mendatangkan Investor Kelapa.

Seperti yang dilakukan melalui Dinas Pertanian, Senin (28/10) yang bekerja sama dengan Institusi Pertanian Bogor (IPB), melaksanakan Sosialiasi Pemanfaatan Produk Kelapa. Dalam Sosialisasi ini, IPB menghadirkan Investor Kelapa yang rencananya dalam waktu dekat akan melangsungkan Perjanjian Kerja Sama.

Dinas Pertanian dan Institusi Pertanian Bogor laksanakan Sosialisasi Pemanfaatan Produk Kelapa

Menurut Kepala Dinas Pertanian Rachmat Pomalingo, melalui Sekretaris Fony Tangahu, kehadiran Investor Kelapa ini merupakan solusi yang ditawarkan untuk menjawab keluhan Petani Kelapa.

“Harga Kelapa yang rendah dimana-mana menjadi keluhan dan ini menjadi solusi itu. Sementara pihak IPB mendatangkan Investor-Investor untuk bekerja sama dengan Pemerintah Daerah terutama dalam hal Produk Turunan Kelapa,” ujar Fonny Tangahu.

Dengan hadirnya Investor tersebut, lanjut Fony, tantangan Dinas Pertanian kedepan adalah bagaimana agar Petani menjual Kelapa-nya di Unit Usaha yang nantinya akan disediakan.

“Insya Allah itu menjawab keluhan Petani Kelapa, Harga Kelapa yang rendah,” tukasnya. (*B02).

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini