oleh

Peringati Hari Santri, BNNP Gorontalo Tekankan Bahaya Narkoba Bagi Generasi Muda

LINTAS PEMPROV (LIGO) – Narkoba masih menjadi masalah yang dapat mengancam siapapun, termasuk para Generasi Muda.Untuk menyelamatkan generasi muda dari bahaya Narkoba, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Gorontalo dalam peringatan Hari Santri lakukan Deklarasi Anti Narkoba bersama Santri. Senin (22/10) GOR Nani Wartabone Kota Gorontalo.

BNNP juga lakukan penandatanganan kerjasama dengan Kementerian Agama Wilayah Gorontalo, Pramuka Kwartir Daerah, Dikbudpora dan MUI, tentang Optimalisasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba melalui Diseminasi Informasi Berbasis Pendidikan dan Dakwah.

Dalam upacara Hari Santri tersebut juga dilakukam Launching Buku Saku Guru, Buku Saku Penghulu, Buku Saku Penyuluh Agama Islam, Buku Saku Penyuluh Agama Kristen, Buku Saku Penyuluh Agama Hindu dan Buku Saku Agama Konghuchu, Buku Saku Pramuka dan Buku Panduan Khutbah.

“Dengan adanya Buku Saku ini, kami menginginkan kedepan semua pihak dapat berperan memberikan pemahaman tentang bahaya Narkoba. Contohnya melalui Khutbah Keagaamaan, dimana dalam Khutbah itu bisa disampaikan tentang bahaya Narkoba, dan cara-cara untuk menghindarinya,” tutur Kepala Bidang P2M BNNP, Abdul Muchars Daud. SE

Buku Saku yang di Launching saat peringatan Hari Santri

Dirinya juga berharap, melalui peringatan Hari Santri sinergitas antara BNNP dengan berbagai pihak yang memiliki peran mencegah bahaya Narkoba dapat terus terbangun. Sehingga Gorontalo nantinya diharapkan menjadi daerah yang aman dari bahaya Narkoba.

“Sinergitas yang terbangun diharapkan dapat memaksimalkan upaya pencegahan yang diperankan oleh para guru, para penghulu, para penyuluh, pramuka dan para mubalig melalui peran masing-masing termasuk para mubalig melalui ceramah yg dikaitkan dengan bahaya penyalahgunaan narkoba,” imbuhnya.

Dalam upacara yang dihadiri ratusan Santri tersebut, Kepala BNNP Gorontalo juga menyerahkan penghargaan kepada pihak yang telah berperan dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba berbasis pendidikan dan dakwah.

Laporan: Najid Lasale
Editor: Arlan

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini