oleh

Perlu 5 Tahun Lagi Bagi Nelson Membangun 20 Ribu Rumah Layak Huni

LINTAS LIMBOTO (LIGO) – Pemerintah Kabupaten Gorontalo kembali merealisasikan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) bagi 170 Warganya. Ini merupakan komitmen pemerintah dibawah kepemimpinan Nelson Pomalingo yang siap memberikan Hunian Nyaman dan Pantas (NP) bagi masyarakat yang layak menerima.

Sejak awal menjadi Bupati, Nelson berjanji untuk Mewujudkan dan Membangun 10 Ribu Rumah Layak Huni bagi warganya. Dan Tahun ini 7 Ribu Rumah telah berhasil dibangun. Sebelum masa pemerintahannya berakhir pada Tahun 2020 nanti, Nelson menargetkan 10 Ribu Rumah tersebut sudah selesai dibangun.

Namun tidak cukup hanya 10 Ribu Rumah saja, Nelson menyebut sedikitnya 20 Ribu masyarakat Kabupaten Gorontalo membutuhkan Rumah Layak Huni. itu Artinya perlu waktu 5 Tahun lagi bagi Pemerintah Daerah untuk membangun 10 Ribu Rumah. Karenanya 5 tahun kedepan, masyarakat hanya menginginkan Bupati yang mampu membangun 10 Ribu Rumah lagi bagi masyarakat.

“Seluruh Program untuk menciptakan Hunian Nyaman Pantas (NP) ini terus Kita dorong. Sedikitnya Warga di Kabupaten Gorontalo membutuhkan 20 Ribu Rumah Layak Huni. Dan Saya dalam 5 Tahun sudah membangun 10 Ribu Rumah, kedepan Kita tanyakan kepada Calon Bupati nanti bisa membangun 10 Ribu Rumah lagi atau tidak,” ungkap Nelson yang langsung disahuti oleh masyarakat dengan teriakan “Lanjutkan”. Selasa (02/07) Kasmat Lahay.

Bupati Nelson kemudian menyerahkan Buku Tabungan BSPS kepada 170 Penerima dari Desa dan Kelurahan Dutulanaa, Kayu Merah, Dulohupa, Dulamayo Barat, Pilohayanga Barat dan Pilohayanga.

Setiap Penerima, menerima Dana Stimulan senilai 17 Juta 500 Ribu Rupiah. Dana tersebut diserahkan kepada Penerima untuk memperbaiki rumahnya.

Dalam sambutanyya Nelson menyebut butuh 5 tahun lagi untuk membangun 20 Ribu Rumah

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman, Donie Lahatie menerangkan seluruh Penerima Bantuan BSPS dinilai sudah Tepat Sasaran. Sebab Penerima adalah masyarakat yang terdata sebagai Masyarakat Miskin yang kemudian diverifikasi bersama Pemerintah Desa.

Setelah ditetapkan dengan SK Bupati tentang Calon Penerima, Dinas Perkim bersama Tim Teknis mendiskusikan apa saja yang akan diperbaiki dari Rumah dengan nominal 17 Juta 500 Ribu Rupiah tersebut.

“Setelah Kita rembuk Warga, akhirnya hari ini Kita mulai menyerahkan Bantuan tersebut kepada Penerima,” terang Doni, yang menyebut Sumber Anggarannya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Laporan: Najid Lasale
Editor: Syahrir

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini