oleh

Pernyataan Mengejutkan,,!! Nelson: Ada Wajah Baru Bupati Gorontalo

LINTAS LIMBOTO (LIGO) – Ditengah perayaan Hari Anak Nasional (HAN) tingkat Kabupaten Gorontalo yang dilaksanakan di Lapangan Sport Center, Rabu (07/08) Bupati Nelson saat memberikan sambutan memberikan pernyataan yang mengejutkan. Nelson mengatakan dalam waktu dekat bakalan ada Bupati Kabupaten Gorontalo yang baru.

“Dalam waktu dekat ada wajah baru Bupati Gorontalo,” ungkap Nelson, yang seketika membuat Peserta dan masyarakat yang hadir dalam kegiatan itu tercengang.

Nelson kemudian melanjutkan sambutannya dan makin memperjelas pernyataan soal Wajah Baru Bupati Gorontalo. Dirinya menjelaskan, Wajah Baru Bupati Gorontalo adalah dari kalangan Anak-Anak, yang merupakan bentuk dorongan Pemerintah Daerah agar Anak-Anak Siswa/Pelajar di Gorontalo lebih semangat mewujudkan mimpinya.

“Dalam Peringatan Hari Anak ini Kita akan memilih satu anak yang terbaik untuk menjadi Bupati dalam sehari, tidak hanya itu Anak Terbaik ini juga akan menempati Ruangan Saya,” ungkap Nelson.

Nelson menginginkan dengan memimilih Bupati cilik ini, siswa dikabupaten Gorontalo bisa mengetahui dan memahami bagaimana tugas pemerintah daerah dalam membangun. Sehingga nantinya mereka akan termotivasi unutk menjadi anak yang baik dan ikut membangun daerah.

“Mereka adalah Aset Bangsa, oleh karena itu Kita sebagai Orang Tua dan sebagai Pemerintah harus menjamin Mereka, baik pendidikannya maupun fasilitas-fasilitas Pendidikannya dan Kita juga harus mendorongnya, salah satunya dengan memberikan kesempatan untuk menjadi Bupati Cilik,” terang Nelson.

Bupati Nelson dan Ketua TP PKK DR. Fory Naway bersama Siswa Sekolah Dasar, memperingati Hari Anak Nasional

Sementara itu di kesempatan yang sama Ketua TP PKK, Fory Naway menyampaikan kegiatan Hari Anak ini merupakan kegiatan yang sangat spesial. Berbeda dari tahun sebelumnya, Peringatan HAN tahun ini kata Fory akan diperingati dengan cara pembauran Anak dari kalangan Anak yang kurang beruntung ekonominya.

“Kami akan satukan/baurkan antara Anak Kurang Mampu dari kalangan Pedagang Asongan dan sebagainya yang Putus Sekolah dengan Anak-Anak dari kalangan katakanlah mampu yang sudah terdidik di sekolah,” terang Fory. (B01).

Editor: Najid

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini