oleh

Plt Kadis PU Akui 7 Kecamatan Di Kota Gorontalo Masuk Zona Sanitasi Buruk

LINTAS KOTA (LIGO) – Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Gorontalo, Novi Silangen menyebutkan tujuh Kecamatan dari sembilan Kecamatan di Kota Gorontalo masuk dalam Zona Sanitasi Buruk.

Adapun tujuh Kecamatan yang masuk dalam Zona Sanitasi Buruk tersebut diantaranya,

  1. Kecamatan Dungingi,
  2. Kecamatan Kota Barat,
  3. Kecamatan Hulonthalangi,
  4. Kecamatan Kota Selatan,
  5. Kecamatan Dumbo Raya,
  6. Kecamatan Kota Tengah dan
  7. Kecamatan Sipatana.

Sementara Kecamatan yang tidak masuk dalam Zona Sanitasi Buruk yaitu Kecamatan Kota Utara dan Kecamatan Kota Timur.

“karena itulah Pemerintah Kota Gorontalo melalui proyek anggaran 2018 sebesar 874  juta, saat ini sedang melakukan pembangunan 71 unit jamban di wilayah Kecamatan Zona Sanitasi,” ungkap Novi.

Plt Kadis PU juga mengakui, pihaknya belum memiliki data yang jelas berapa kebutuhan jamban yang dibutuhkan oleh masyarakat.

“Di dinas PU itu kami belum memiliki data base yang jelas soal kebutuhan jamban. Saya juga kan Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim), kalau di Dinas Perkim itu kita sudah punya data yang jelas setiap Kelurahan yang membutuhkan pembangunan rumah, dengan data itu kita bisa memetakan program kedepan,” ujar Novi Silangen. Senin (08/10/2018), usai lakukan Rapat Kerja bersama Komisi C Dewan Kota.

Dijelaskan, saat ini pembangunan jambanisasi untuk pencegahan sanitasi di wilayah Zona Sanitasi Buruk, untuk tiga Kelurahan sudah mencapai 50 persen.

“Realisasi jambanisasi untuk 3 Kelurahan itu sudah mencapai 50% yang lain sudah proses uang muka. Dan targetnya, tahun ini sudah selesai untuk 71 unit jamban di tujuh Kecamatan itu,” terang Plt Kadis PU.

Laporan: Najid Lasale
Editor: Gilang

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini