oleh

Rayakan Kelulusan Tanpa Coret Baju, Pelajar SMKN 1 Kota Gorontalo Malah Sumbangkan Bajunya

Lintas Komunitas (LIGO) – Merayakan kelulusan dengan mencoret-coret pakain bagi Pelajar kini sudah bukan jamannya lagi. Euforia seperti itu dinilai lebih banyak mudaratnya dibanding manfaat.

Hal itu di tunjukan oleh Pelajar  SMKN 1 Kota Gorontalo yang memiliki cara berbeda dalam merayakan kelulusan, bukan dengan mencoret-coret pakain melainkan mengenekan pakaian Muslim bagi Pelajar Muslim dan pakaian yang sopan bagi Pelajar Non Muslim.

Kepala Sekolah SMKN 1 Kota Gorontalo Ruslan S.Payu menyampaikan untuk menghormati Bulan Ramadhan yang bertepatan dengan pengumuman kelulusan bagi kelas 12, pihaknya telah menghimbau kepada Siswanya agar menggunakan Pakaian Muslim  dan Muslimah saat datang ke Sekolah serta didampingi oleh Orang Tua.

“Sehinggga himbauan dari Pemerintah melalui Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo untuk tidak coret mencoret pakaian itu bisa kita kendalikan dengan himbauan datang ke Sekolah dan didampingi oleh Orang Tua serta menggunakan Pakaian Muslin dan Muslimah”ungkapnya, Selasa (07/05) saat ditemui diruangannya.

Kepala Sekolah SMKN 1 Kota Gorontalo Ruslan S.Payu .

Selanjutnya dijelaskan bahwa selaian himbauan menggunakan Pakaian Muslim dan Muslimah tersebut juga dihimbau bagi seluruh Siswa untuk menyumbangkan Pakaian Sekolah yang masih layak kepada adik-adik kelasnya.

sebelum pengumuman disampaikan, terlebih dahulu  Siswa kelas 12  ini melakukan apel, yang tujuannya untuk memantau apakah ada siswa yang menggunakan Pakaian Putih Abu-Abu ataupun tidak.

“Tapi mereka semua menggunakan  Baju Muslim dan Muslimah serta Orang Tua sangat konsen dalam memperhatikan itu. Malah kami dibantu oleh para Orang Tua Siswa baju-baju Sekolah yang masih layak pakai itu disumbangkan untuk Sekolah,”terangnya. 

Ruslan sendiri mengungkapkan bahwa ada tiga himbauan yang disampaikannya kepada Siswa kelas 12 yakni untuk tidak melakukan coret mencoret, selanjutnya meluapkan kegembiraan dalam batas kewajaran serta tidak melakukan konvoi.

Ruslan berharap setelah Lulus para Siswanya diharapkan dapat berkerja maupun  melanjutkan Studi sesuai keahlian yang telah di dapatkannya selama mengenyam Pendidikan di SMKN 1 Kota Gorontalo.

Laporan : Mirna Ahaya
Editor : Syahrir

Komentar

Berikan Komentar Anda