oleh

Resmi Ditutup, Peserta STQH Diminta Untuk Terus Belajar

LINTAS BOALEMO (LIGO) – Visi dari pasangan Bupati Boalemo Darwis Moridu dan Wakil Bupati Anas Yusuf (DAMAI) untuk mewujudkan Boalemo Religius terus dimantapkan. Ini terlihat dari dilaksanakannya seleksi Tilawatil Qur’an Dan Hadits (STQH) di Bumi Damai Bertasbih. Pelaksanaan Seleksi sendiri dibuka langsung Bupati Darwis Moridu.

Darwis dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi terhadap Bagian Kesra Setda Kabupaten Boalemo yang terus melakukan kegiatan Keagamaan, termasuk STQH ini. Pelaksanaan kegiatan seperti ini dikatakan Darwis dapat memberikan motivasi kepada PutraPutri Generasi Muda Kabupaten Boalemo untuk menjadi Qori’ maupun Qori’ah.

“Kegiatan STQH sangat penting untuk di jadikan sebagai wadah yang memberikan pengetahuan dan semangat dalam menuntut Ilmu Agama, serta dapat mengevaluasi sejauh mana Pemahaman dan Hafalan para Generasi-Generasi yang Sholeh dan Sholeha,” ungkap Darwis Moridu saat membuka kegiatan STQH di Mesjid Agung Baiturrahmah (Rabu/27/02)

“Saya sangat mendukung Acara Keagamaan di Bumi Damai Bertasbih, karena ini sudah menjadi Komitmen Saya bersama Pak Anas Yusuf, dimana Program Keagamaan terus kami jalankan, seperti Gerakan ASN Beramal, Sholat Shubuh Berjamaah dan Bantuan Hewan Qurban di setiap Desa,” sambung Darwis Moridu.

Sementara itu, Kabag Kesra Sutriyani Lumula mengungkapkan STQH merupakan agenda setiap dua tahun sekali secara bergantian di laksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Boalemo.

Sekda Husain Etango (Tengah Kopiah Karanji) Berfoto Bersama Peserta STQH.

Adapun jenis kegiatan Keagamaan yang di lombakan yaitu, Lomba Tilawah Al-Qur’an tingkat anak-anak dan dewasa, Lomba Hafizh Al-Qur’an, Lomba Tafsir Al-Qur’an, Bahasa Arab Hafalan 30 Juz dan Lomba Musabaqah, Hadist Nabi Hafalan 100 Hadist.

“Dan Kami berharap pelaksanaan kegiatan STQH dapat melahirkan para Tilawah, Hafiz, Pakar Tafsir dan Hadist Nabi yang nantinya mampu bersaing pada tingkat Provinsi maupun Nasional. Dan juga para pemenang kegiatan STQH, akan di berangkatkan ke Pondok Pesantren  M. Toha Pasmik Bogor. Selama 1 bulan mengikuti Pembekalan dan Penambahan pengetahunan sebelum mengikuti STQH tingkat Provinsi Gorontalo,” ujar Sutriyani Lumula.

Laporan: Mukrin Laete
Editor: Arlan

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini