oleh

Respon Cepat Camat Limboto Bantu Warganya

LINTAS LIMBOTO (LIGO) – Mendapat kabar lewat Sosial Media Facebook, adanya masyarakat Kelurahan Kayubulan, Kabupaten Gorontalo yang diduga menderita penyakit yang tidak biasa dan membutuhkan biaya untuk Proses Pengobatan di Rumah Sakit, Camat Limboto Guntur Pakaya langsung merespon dan menghubungi aparat Kelurahan guna mengetahui kebenaran atas laporan tersebut.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Pemerintah Kelurahan bahwa laporan tersebut benar adanya. Diketahui Warga yang dilaporkan menderita Penyakit Aneh itu merupakan warga di Lingkungan V Kayubulan atas nama Rustam Lamasi, (Pria/20).

Rustam diketahui sudah 3 tahun tinggal di Manado, Sulawesi Utara dan tahun dalam 1 tahun terakhir dirinya telah mendapatkan perawatan dari Dokter Ahli Kulit.

“Hari ini, (Jumat, 28/06) oleh Lurah dan Kepala Lingkungan dan Petugas  yang menangani penyakit Kusta sudah menemui Pasien. Pasien dipaksa untuk berobat di Puskesmas dan akan dijemput oleh Ambulans. Dalam rumah juga ada Pasien Penderita TBC, Remaja 15 Tahun baru keluar dari Rumah Sakit,” ungkap Guntur Pakaya yang menyampaikan laporan dari Pemerintah Kelurahan.

Guntur Pakaya juga menerangkan sebelum di posting di Sosial Media, pemerintah setempat sudah mengunjungi Rustam, bahkan sudah berulang kali dijemput untuk dirawat di Puskes atau ke Rumah Sakit.

“Namun, yang bersangkutan tidak mau dan Kami tidak tau persis apa alasan Pasien menolak,” ungkap Guntur Pakaya.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan pemerintah Kabupaten Gorontalo, akhirnya Rustam mau dirawat di  RSUD Dunda.

“Pada intinya bagi Kami Warga ini harus mendapat pertolongan dari Tim Medis, urusan administrasinya akan di fasilitasi,” tandasnya.

Sementara itu Lurah Kayubulan, Halid Kadir yang membawa Rustam ke Rumah Sakit menuturkan saat ini, Rustam telah mendapatkan Penanganan dari pihak Rumah Sakit.

“Penyakitnya (Kulit) menurut Dokter Poli Kulit, sudah tidak apa-apa. Artinya virusnya sudah mati karena sudah pernah dirawat selama satu tahun di Manado,” kata Halid menirukan penyampaian Dokter.

Namun untuk mengurangi kekhawatiran masyarakat setempat, besok (Sabtu) Rustam akan ditunggu lagi oleh Dokter Poli Kulit untuk diperiksa kembali dan memastikan apakah sudah bersih dari Virus. Dia menambahkan bahwa Rustam tidak ingin di Rawat Inap dengan alasan tidak mempunyai sanak keluarga yang menjaga di Rumah Sakit.

“Urusan yang akan menjaga dan menunggu di Rumah Sakit jangan dipikirkan. Kami siap menjaga dan memberikan berbagai Fasilitas,” kata Halid kepada Rustam.

Akhirnya diputuskan  Perawatan Satu Malam di Rumah atau Rawat Jalan, dan besok menunggu keputusan Hasil Poli Kulit dan akan menginap jika penyakitnya atau Virus itu masih terdeteksi.

Selain Rustam, Remaja 15 Tahun yang ditemui menderita TBC sudah mendapatkan tindakan untuk dirawat di Rumah Sakit.

“Intinya keduanya sudah dipastikan akan dirawat dan dijamin gratis,” pungkasnya.

Laporan: Najid Lasale
Editor: Syahrir

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini