oleh

RG Dorong Kesiapan Masyarakat Gorontalo Hadapi Bonus Demografi

LINTAS EKONOMI (LIGO) – Menghadapi persaingan ekonomi yang semakin ketat, masyarakat Gorontalo diminta untuk lebih mempersiapkan diri, dalam arti membekali dengan keterampilan dan pengetahuan. Ini disampaikan utusan khusus Republik Indonesia untuk ke kaisaran Jepang di bidang Ekonomi, Rachmad Gobel kepada Jaringan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Gorontalo belum lama ini.

Rachmad yang saat itu berbincang santai mengatkan, apabila masyarakat tidak siap menghadapi persaingan ekonomi, dikhawatirkan hanya akan menjadi masalah. Apalagi Indonesia saat ini akan menghadapi Bonus Demografi. Sehingga secara khusus Rachmad yang memang putra asli Gorontalo menghimbau masyarakat Gorontalo harus maju dan siap menghadapi persaingan ekonomi

“Ketika saya di Pusat dan ketika Saya di Jepang, saya selalu bergerak maju menghadapi Persaingan Ekonomi. Tetapi ketika Saya melihat kampung halaman saya Gorontalo, kok saya merasa terharu. Gorontalo jauh tertinggal dibandingkan daerah lain. Ini tidak bisa berlama-lama seperti ini,” ungkap Rachmad kepada SMSI.

Selain itu. Rachmad Gobel mengungkapkan bahwa ada beberapa sektor yang perlu di kembangkan secara maksimal agar dapat menaikan kesejahteraan masyarakat dan mendorong perekonomian Gorontalo. Dengan begitu masyarakat siap menghadapi persaingan ekonomi.

“Untuk mengangkat  Gorontalo dari kemiskinan sektor pertama yang harus didorong adalah pertanian, Kita perlu pengoptimalisasikan paling tidak 100 ribu hektare tanah pertanian di Gorontalo,” kata Rachmad.

Dengan potensi Pertanian yang dimiliki Gorontalo, Rachmad mengatakan potensi pertanian tidak bisa lepas dengan peternakan. Sehingga hal kedua menurut Rachmad perlu di dorong adalah peternakan.

“Untuk sektor Peternakan, Seharus di bangun Industri Sapi. Saya akan mendorong pengadaan Sapi Potong yang kita kelola sendiri,” lanjut Rachmad.

Kemudian sektor ketiga yang akan didorong Rachmad adalah Perikanan. Dirinya menegaskan bahwa tanah kelahirannya ini memiliki potensi besar dibidang Perikanan yang  dapat dikembangkan.

“Kita punya perikanan yang begitu besar yang harus kita sama-sama kembangkan. Dan potensi ini harus kita manfaatkan. Kalau Tiga Sektor ini saja kita kelola dan kembangkan dengan baik, tidak usah tambang. Di samping kita menjaga lingkungan, sudah bisa memperkecil tingkat kemiskinan,” terang Rachmad.

Laporan: Jaringan Berita SMSI
Editor: Alan Pakaya

Komentar

Berikan Komentar Anda