oleh

Sambut Dokter PIDI, Bupati Hamim Pou Akui Bonebol Masih Kekurangan Dokter

LINTAS BONEBOL (LIGO) – Bupati Bone Bolango (Bonebol) Hamim Pou menaruh harapan besar kehadiran 16 Dokter Program Internship Dokter Indonesia (PIDI) angkatan IV tahun 2018 untuk periode Nopember 2018 hingga Nopember 2019 mendatang di Bonebol bisa membantu meningkatkan kualitas Layanan Kesehatan di Daerah ini.

Harapan tersebut diutarakan Bupati Bonebol Hamim Pou saat menerima secara resmi 16 Dokter PIDI Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI, di sela apel kerja di lingkungan Pemkab Bonebol, halaman depan Kantor Bupati Bonebol, Senin (19/11/2018).

“Saya ingin menyampaikan selamat datang di Bonebol untuk para Dokter PIDI ini. Selamat datang di Kota Cemerlang, Kota Hijau. Semoga anda semua nyaman ketika bertugas di Bonebol,” ujar Bupati Hamim Pou sambil memperkenalkan sekaligus menampil satu persatu ke-16 Dokter PIDI itu di hadapan jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun non ASN yang ikut apel kerja saat itu.

Dihadapan para Dokter itu, Bupati Hamim Pou menuturkan, bahwa Kabupaten Bonebol hingga saat ini masih kekurangan Dokter. Olehnya itu, dia berkeinginan setelah kontrak para Dokter ini selesai nanti, dirinya akan menghadap kepada Menteri Kesehatan RI kiranya para Dokter itu bisa dipertahankan di Bonebol.

“Saya berharap anda semua bisa membantu dan meningkatkan kualitas Layanan Kesehatan di Bonebol. Mari kita kompak, kita bersatu untuk mewujudkan Layanan Kesehatan yang Cemerlang di Bonebol,” tutur Bupati Hamim Pou.

Bupati Hamim Pou saat menerima 16 Dokter Program Internship Dokter Indonesia (PIDI) angkatan IV tahun 2018, di sela Apel Kerja di lingkungan Pemkab Bonebol, di halaman depan Kantor Bupati Bonebol, Senin (19/11/2018). (F.AKP)

Sementara itu, ditemui secara terpisah Kepala Dinas Kesehatan Bonebol Dr. Meyrin Kadir di dampingi Direktur RSUD Toto Kabila Dr. Serly Daud, M.Kes menjelaskan, bahwa 16 dokter PIDI angkatan IV tahun 2018 itu merupakan lulusan dari berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia. Mereka nantinya akan di tempat di RSUD Toto Kabila dan Puskesmas Kabila.

“Jadi selama setahun kedepan dari tanggal 16 Nopember 2018 hingga 15 Nopember 2019, mereka akan melaksanakan tugas dalam Program Internsip Dokter Indonesia di RSUD Toto Kabila dan Puskesmas Kabila,” jelas Meyrin Kadir.

Laporan: Hms/AKP/Sri Devy Gue
Editor: Bayu Supratna

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini