oleh

Soal Penggabungan SD Negeri, Komisi A DPRD Kota Lakukan Kunjungan Ke Kotamobagu

LINTAS KOTA (LIGO) – Terkait rencana penggabungan delapan sekolah Dasar (SD) di Kota Gorontalo oleh pemerintah kota Gorontalo melalui Dinas Pendidikan Kota Gorontalo yang disampaikan kepada Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Gorontalo Jum’at (28/09/2018) kemarin, Komisi A Dewan Kota lakukan kunjungan ke dinas pendidikan Kotamobagu, Sulawesi Utara, untuk melihat dan memantau proses penggabungan sekolah disana.

Kepada lintasgorontalo.com, Ketua Komisi A Dewan Kota, H. Ekwan Ahmad menuturkan, dalam kunjungan Komisi A ke Kotamobagu Sulawesi Utara, bertujuan untuk mempelajari penggabungan sekolah yang ada disana, dan proses pelayanan pendidikan yang bisa diterapkan di Kota Gorontalo.

“Namun setelah kami lakukan kunjungan, ternyata disana belum ada proses penggabungan sekolah. Hanya saja mereka berusaha memberikan pelayanan pendidikan kepada para siswa, itu sesuai wilayah domisili masing-masing. Jadi, bila ada siswa yang tinggalnya di Kecamatan Kota Selatan, kemudian ingin sekolah di Kecamatan Kota Utara, itu tidak akan diterima,” tutur H. Ekhwan ahmad. yang dikonfirmasi via telepon. Jum’at (05/10).

Lanjut Ekhwan Ahmad Menuturkan, terkait keinginan penggabungan sekolah dasar di Kota Gorontalo, ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan. Utamanya biaya operasional siswa. Ekhwan Ahmad juga menyebut pelayanan pendidikan sekolah juga harus ditingkatkan,agar orang tua siswa tidak menyekolahkan anaknya diluar domisi tempat tinggal.

“alasan orang tua menyekolahkan anaknya di luar domisi tempat tinggal itu karena ingin pelayanan mutu pendidikan, sehingganya kami berharap mutu pendidikan kepada siswa itu ditingkatkan. Agar orang tua tidak menyekolahkan anaknya diluar wilayah tempat tinggal,karena beban biaya operasional,” Harap Ekhwan Ahmad.

Laporan: Najid Lasale

Editor: Arlan

Komentar

Berikan Komentar Anda

Baca Juga Ini